Racing Santander Resmi Promosi ke LaLiga, Bangkit dari Masa Kelam 14 Tahun

Racing Santander Resmi Promosi ke LaLiga, Bangkit dari Masa Kelam 14 Tahun

Olahraga | inews | Selasa, 19 Mei 2026 - 23:11
share

SANTANDER, iNews.id – Racing Santander resmi promosi ke kasta tertinggi Liga Spanyol 2026-2027 setelah menunggu 14 tahun dan melewati periode sulit yang sempat membawa klub ini terpuruk hingga divisi ketiga.

Real Santander memastikan tiket ke LaLiga usai menang 4-1 atas Real Valladolid pada Sabtu (16/5/2026). Hasil itu semakin sempurna setelah UD Almería menelan kekalahan pada pertandingan lain.

Hasil tersebut membuat Racing Santander secara matematis tidak lagi terkejar di papan atas Laliga. Klub asal Cantabria itu terakhir kali bermain di kasta tertinggi pada musim 2011-2012.

Setelah terdegradasi dari LaLiga, Racing Santander terus mengalami penurunan. Mereka kembali turun kasta pada musim 2012-2013 dan bahkan menghabiskan tujuh musim di divisi ketiga sepak bola Spanyol.

Kebangkitan mulai terlihat saat Racing Santander promosi ke LaLiga pada 2022. Dalam tiga musim terakhir, performa mereka meningkat dengan finis di posisi ke-12, lalu peringkat ketujuh, dan musim lalu menempati posisi kelima sebelum tersingkir di semifinal play-off promosi.

Musim ini, Racing Santander tampil sangat dominan. Mereka memimpin klasemen selama 30 dari 40 pekan dan berada di dua besar dalam 36 pekan.

Tim berjuluk Los Verdiblancos itu juga menjadi tim paling produktif dengan 85 gol, unggul dari UD Almeria yang mencetak 79 gol. Selisih gol mereka mencapai +26, enam gol lebih baik dibanding RC Deportivo di posisi kedua.


Jose Alberto Jadi Arsitek Kebangkitan

Peran besar di balik promosi ini datang dari pelatih José Alberto Lopez. Pelatih berusia 43 tahun itu datang pada pertengahan musim 2022-2023 saat tim berada di zona degradasi.

Legenda klub, Quique Setién, memberikan pujian tinggi kepada Jose Alberto.

“Racing Santander memainkan sepak bola terbaik di divisi ini. Perbedaannya sangat jelas. Bagi kami yang lebih suka menang 5-4 daripada 1-0, Jose Alberto adalah anugerah,” tuturnya.

Musim 2026-2027 akan menjadi pengalaman pertama José Alberto melatih di La Liga. Dia belum pernah melatih maupun bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Racing Santander juga tercatat sebagai salah satu klub bersejarah di Spanyol. Mereka berada di posisi ke-16 dalam daftar perolehan poin terbanyak sepanjang sejarah La Liga dan telah tampil dalam 44 musim di kompetisi tertinggi.

Klub yang bermarkas di Stadion El Sardinero berkapasitas 22.000 penonton itu pernah tampil di Piala UEFA 2008-2009. Dengan dukungan suporter yang loyal, Racing Santander bertekad tidak sekadar numpang lewat di La Liga musim depan.

Topik Menarik