Pramono Kerahkan Jumantik hingga PKK Berantas RW Kumuh, Fokus di Jakbar dan Jakut

Pramono Kerahkan Jumantik hingga PKK Berantas RW Kumuh, Fokus di Jakbar dan Jakut

Terkini | inews | Selasa, 19 Mei 2026 - 16:08
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengerahkan Juru Pemantau Jentik (Jumatik) hingga Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk menurunkan jumlah rukun warga (RW) kumuh di ibu kota. Mereka akan diberdayakan untuk menangani tempat-tempat yang kumuh.

"Infrastruktur yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, ada Jumantik, ada Dasawisma, ada PKK, dan sebagainya, ada RT-RW," kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Dia mengatakan kelompok kader sukarela itu akan bekerja sama dengan kepala daerah setempat untuk menekan jumlah RW kumuh yang ada.

"Mereka akan berkoordinasi bekerja sama dengan para kepala daerah, wali kota dan bupati yang ada," tutur dia.

Pramono menuturkan, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 211 dari 2.749 Rukun Warga (RW) di Jakarta teridentifikasi kumuh. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan 2025 yang telah difinalisasi pada 2026.

"Seperti yang dua minggu yang lalu disampaikan oleh Kepala BPS Pusat, bahwa RW kumuh di Jakarta ini mengalami penurunan yang sangat signifikan. Dari 445 di tahun 2017 menjadi 211 di tahun ini," ucap dia. 

Untuk terus menurunkan angka RW kumuh, Pemprov DKI Jakarta akan memprioritaskan penangan pada wilayah padat penduduk. Pramono menyebut, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara menjadi fokus perhatian penanganan RW kumuh.

Selain penanganan RW kumuh, Pemprov DKI Jakarta juga meminta kepada BPS memotret ruang terbuka hijau di ibu kota. Sebab, Pramono berharap jumlah taman di Jakarta bisa terus bertambah.

Topik Menarik