Skenario Gila Juventus Lolos Liga Champions: Harus Menang, Tunggu Milan dan Roma Tersandung
TURIN, iNews.id - Juventus berada di ambang kegagalan lolos ke Liga Champions 2026-2027 setelah tumbang 0-2 dari Fiorentina pada laga kandang terakhir musim ini.
Kekalahan tersebut membuat posisi Juventus melorot ke peringkat keenam klasemen Serie A. Bianconeri kini mengoleksi 68 poin, jumlah yang sama dengan Como, tetapi kalah head to head sehingga harus berada di bawah klub tersebut.
Hasil buruk kontra Fiorentina membuat peluang Juventus menuju Liga Champions semakin rumit. Tim asuhan Luciano Spalletti kini tertinggal dua poin dari AC Milan dan AS Roma yang menempati posisi ketiga dan keempat dengan 70 poin.
Situasi itu membuat Juventus tidak lagi menentukan nasib sendiri. Pada pekan terakhir Serie A, mereka wajib mengalahkan Torino jika masih ingin menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan.
Namun kemenangan atas Torino saja belum cukup. Juventus juga harus berharap AC Milan, AS Roma, dan Como gagal meraih kemenangan pada pertandingan terakhir mereka.
Juventus Terjepit di Pekan Penentuan
Juventus sebenarnya masih memiliki keuntungan dalam persaingan dengan AS Roma. Jika kedua tim finis dengan jumlah poin sama, Bianconeri berhak berada di posisi lebih tinggi karena unggul head to head atas Giallorossi.
Sementara itu, rekor pertemuan Juventus melawan AC Milan masih imbang. Namun Juventus saat ini unggul selisih gol dengan catatan +27, sedangkan Milan memiliki +19. Faktor itu bisa menjadi penentu jika kedua tim menutup musim dengan poin identik.
Di sisi lain, Juventus justru kalah head to head dari Como. Kondisi tersebut membuat tim asal Turin harus mengumpulkan setidaknya satu poin lebih banyak dibanding skuad asuhan Cesc Fabregas agar bisa finis di atas mereka.
Masalah Juventus semakin berat karena Gleison Bremer dipastikan absen pada laga terakhir melawan Torino. Bek andalan tersebut menerima kartu kuning saat menghadapi Fiorentina setelah sebelumnya sudah berada dalam ancaman akumulasi kartu.
Absennya Bremer menjadi pukulan tambahan bagi Juventus yang sedang berada dalam tekanan besar. Laga melawan Torino kini berubah menjadi pertandingan hidup dan mati demi menjaga peluang tampil di Liga Champions 2026-2027.










