Biji Bunga Matahari Disebut Superfood, Kandungan Proteinnya Kalahkan 2 Butir Telur

Biji Bunga Matahari Disebut Superfood, Kandungan Proteinnya Kalahkan 2 Butir Telur

Travel | inews | Senin, 18 Mei 2026 - 13:37
share

JAKARTA, iNews.id - Biji bunga matahari kini semakin populer sebagai camilan sehat yang kaya nutrisi. Ukurannya memang kecil, namun kandungan gizinya membuat makanan ini disebut sebagai protein superfood yang baik untuk tubuh.

Dilansir dari Vogue, dalam 100 gram biji bunga matahari mentah terkandung sekitar 18,9 gram protein. Jumlah tersebut bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan kandungan protein dari dua butir telur besar.

Kandungan protein yang tinggi membuat biji bunga matahari banyak dipilih sebagai camilan praktis yang mengenyangkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan protein harian, camilan ini juga cocok dikonsumsi di sela aktivitas karena mudah dibawa dan tahan lama.

Tak hanya kaya protein, biji bunga matahari juga mengandung vitamin E yang dikenal sebagai antioksidan penting bagi tubuh. Kandungan ini membantu menjaga sistem imun sekaligus membantu mengurangi peradangan.

Selain vitamin E, biji bunga matahari mengandung vitamin B serta berbagai mineral penting seperti magnesium, selenium, tembaga, zinc, zat besi, dan potasium. Beragam nutrisi tersebut memiliki peran penting dalam membantu produksi energi hingga menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Biji bunga matahari juga memiliki kandungan essential fatty acids termasuk linoleic acid yang disebut baik untuk kesehatan jantung. Kandungan lemak sehat tersebut membantu tubuh menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus mendukung kesehatan pembuluh darah.

Tak berhenti sampai di situ, kandungan serat pada biji bunga matahari juga cukup tinggi. Dalam 100 gram biji bunga matahari terdapat sekitar 7,2 gram serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Meski begitu, cara pengolahan biji bunga matahari ternyata ikut memengaruhi kandungan nutrisinya. Umumnya, biji bunga matahari diolah dengan cara dipanggang agar terasa lebih gurih dan tahan lama saat disimpan.

Namun proses pemanggangan dengan suhu terlalu tinggi bisa mengurangi kadar nutrisi tertentu, terutama vitamin E yang sensitif terhadap panas. Karena itu, proses memanggang disarankan dilakukan dengan cepat agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Konsumsi biji bunga matahari juga tetap perlu diperhatikan, terutama jika ditambahkan garam berlebih. Orang dengan kondisi tertentu yang perlu membatasi sodium, fosfor, atau potasium disarankan lebih bijak dalam mengatur porsinya. Kandungan protein, vitamin, mineral, serta serat yang melimpah, biji bunga matahari bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk mendukung pola makan bergizi seimbang.

Topik Menarik