Timnas Iran Bawa 30 Pemain ke Turki Jelang Piala Dunia 2026, Visa AS Belum Keluar

Timnas Iran Bawa 30 Pemain ke Turki Jelang Piala Dunia 2026, Visa AS Belum Keluar

Olahraga | inews | Minggu, 17 Mei 2026 - 09:30
share

ANTALYA, iNews.id – Timnas Iran membawa 30 pemain ke Turki jelang Piala Dunia 2026 di tengah ketidakpastian visa Amerika Serikat (AS) yang belum keluar untuk skuad mereka.

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, memastikan Team Melli akan menjalani pemusatan latihan di Antalya mulai Senin (18/5/2026). Selain menggelar training camp dan laga uji coba, Iran juga akan menyelesaikan proses administrasi visa sebelum bertolak ke AS.

Iran kembali memilih Antalya sebagai lokasi persiapan setelah sebelumnya menjalani agenda serupa pada Maret lalu. Di kota tersebut, mereka sempat menggelar beberapa pertandingan persahabatan.

Dari 30 pemain yang dibawa, nantinya hanya 26 nama yang bisa didaftarkan untuk tampil di Piala Dunia 2026 sesuai regulasi FIFA. Salah satu pemain paling dikenal dalam skuad Iran adalah Mehdi Taremi yang kini memperkuat Olympiacos.

Amir Ghalenoei mengaku kesulitan menentukan pemain yang masuk skuad sementara. Pelatih berusia 62 tahun itu menyebut keputusan tersebut menjadi tantangan terbesar sepanjang karier kepelatihannya.

“Memilih 30 pemain untuk pemusatan latihan terakhir sebelum Piala Dunia merupakan keputusan teknis paling sulit dalam karier kepelatihan saya,” ujar Ghalenoei kepada situs resmi Federasi Sepak Bola Iran.

Dia menegaskan semua pemain dipilih murni berdasarkan pertimbangan teknis demi menjaga kualitas tim menuju Piala Dunia 2026.


Visa ke Amerika Serikat Jadi Sorotan

Iran berencana menjalani dua laga uji coba selama berada di Antalya. Salah satu pertandingan sudah dipastikan melawan Gambia pada 29 Mei 2026.

Namun, fokus utama Iran saat ini bukan hanya persiapan teknis. Federasi Sepak Bola Iran mengonfirmasi visa Amerika Serikat untuk pemain dan ofisial tim sampai sekarang belum diterbitkan.

“Belum ada visa yang diterbitkan,” kata Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, kepada media Iran.

Taj menjelaskan para pemain kemungkinan harus menjalani proses sidik jari di Turki sebagai bagian dari pengurusan visa. Federasi Iran juga mencoba menghindari perjalanan jauh lebih dari 450 kilometer dari Antalya menuju Ankara demi mempercepat proses administrasi.

Situasi tersebut tidak lepas dari hubungan diplomatik Iran dan Amerika Serikat yang sudah terputus sejak 1980. Ketegangan politik membuat Iran meminta jaminan keamanan dan kemudahan administrasi kepada FIFA.

Mehdi Taj dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas kepastian keamanan serta akses masuk delegasi Iran selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Setelah tiba di AS nanti, Iran akan bermarkas di Tucson, Arizona. Team Melli tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.

Iran akan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026 sebelum menghadapi Belgia dan Mesir pada laga berikutnya.

Topik Menarik