Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

Nasional | inews | Kamis, 14 Mei 2026 - 22:03
share

TORAJA UTARA, iNews.id – Minibus yang mengangkut belasan jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) ludes terbakar di depan SPBU Misiliana, Eranbatu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (14/5/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. 

Insiden ini sempat memicu kepanikan warga dan pengendara lantaran api berkobar sangat hebat. Akibat kejadian tersebut, arus transportasi di Jalan Nasional Trans Sulawesi sempat lumpuh total.

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada bagian mesin mobil. Api dengan cepat menyambar belasan jerigen berisi BBM yang ada di dalam kabin, sehingga ledakan dan kobaran api langsung membesar dalam sekejap.

Banyaknya material mudah terbakar membuat warga maupun pengendara lain yang berada di lokasi tidak berani mendekat. Sang sopir hanya bisa pasrah melihat kendaraannya ludes dilalap si jago merah sebelum bantuan datang.

Api baru bisa dijinakkan sekitar 30 menit kemudian setelah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menerjunkan empat unit armada dengan dukungan 16 personel ke lokasi kejadian.

Petugas Damkar Toraja Utara, Matius Palloan, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mengalami kesulitan saat proses pemadaman.

"Kami kesulitan karena yang terbakar adalah bahan bakar minyak dalam jumlah banyak. Api sangat cepat membesar, sehingga personel harus menggunakan teknik khusus agar api tidak merembet ke area SPBU," ujar Matius, Kamis malam.

Insiden ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan terhadap penyaluran BBM di wilayah Toraja. Ironisnya, dalam sepekan terakhir, tercatat sudah dua kali kendaraan milik pengepul BBM ilegal mengalami kebakaran di jalan raya.

Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga mendesak pihak Pertamina dan kepolisian untuk turun tangan menindak tegas para pengepul atau penimbun BBM ilegal. Selain membahayakan keselamatan publik, aktivitas tersebut dinilai sangat merugikan negara.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengamankan bangkai kendaraan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Topik Menarik