Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela
BOGOTA, iNews.id - Presiden Kolombia Gustavo Petro menolak mentah-mentah segapa upaya Amerika Serikat (AS) untuk merebut Venezuela.
Dia menegaskan, pencaplokan Venezuela bertentangan dengan warisan Simon Bolivar, seorang perwira militer Venezuela yang berperan memerdakakan negara tersebut dari Kekaisaran Spanyol.
Petro juga menegaskan pencaplokan Venezuela harus melalui persetujuan rakyatnya.
Pernyataan Petro itu disampaikan untuk merespons posting-an gambar di media sosial Gedung Putih yang menunjukkan Venezuela diberi label sebagai negara bagian ke-51 AS.
"Cuitan resmi dari Gedung Putih ini merupakan gagasan yang keliru sepenuhnya, bertentangan dengan gagasan Simon Bolivar," tulis Petro, di media sosial X.
Petro telah berulang kali membela kedaulatan Venezuela dari ancaman AS seraya menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional terkait negara tetangga tersebut.
Kolombia dan Venezuela berbagi perbatasan yang membentang lebih dari 2.170 km dan memiliki ikatan sejarah yang erat sejak kedua negara masih bagian dari satu negara.










