Pendeta Gilbert Ungkap Kasus Potong Video Bikin Banyak Orang Jadi Korban, JK hingga Ahok

Pendeta Gilbert Ungkap Kasus Potong Video Bikin Banyak Orang Jadi Korban, JK hingga Ahok

Terkini | inews | Selasa, 12 Mei 2026 - 20:48
share

JAKARTA, iNews.id - Pendeta Gereja Bethel Indonesia (GBI) Glow Fellowship Centre (FC), Gilbert Lumoindong angkat bicara terkait polemik antara pegiat media sosial Ade Armando dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Gilbert menilai, polemik tersebut bermula dari adanya pihak yang memotong video ceramah JK sehingga pernyataannya menjadi tidak utuh dan memicu kesalahpahaman.

"Buat saya persoalannya bukannya Bung Ade atau Pak JK, tapi persoalannya siapa yang potong barang ini," ujar Gilbert dalam program Rakyat Bersuara bertajuk '40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando cs Terancam Pidana?' di iNews, Selasa (12/5/2026) malam.

Menurut Gilbert, kasus video yang dipotong hingga menimbulkan kesalahpahaman bukan pertama kali terjadi. Dia menyebut banyak pihak pernah menjadi korban dari potongan video yang beredar di media sosial, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ngapain dipotong-potong dan sudah banyak banyak korban. Ahok korban potongan, saya saja pernah dilaporkan karena potongan dan terus-menerus ini tuh, mungkin pelajaran buat kita," imbuh dia.

Gilbert juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh potongan informasi yang viral di media sosial. Dia meminta publik lebih cermat dalam menerima dan memahami suatu informasi.

"Kita ini, maaf kalau pakai istilah saya, kita ini di media sosial genit itu. Pokoknya ada sesuatu yang seksi langsung samber. Kita harus lebih pintar dikit dulu," ujar Gilbert.

Dia mengaku pernah menjadi korban potongan video hingga dilaporkan. Saat itu, kata dia, Jusuf Kalla dan Ade Armando justru menjadi pihak yang membelanya.

"Saya nih pernah korban (potongan video), diserang Farhat Abbas. Yang bela saya pertama Pak JK, yang kedua Bung Ade," katanya.

Topik Menarik