Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon, Progres Capai 40 Persen
JAKARTA, iNews.id - PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon. Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 40,24 persen dengan realisasi terhadap kurva S sebesar 12,86 persen.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pelaksanaan proyek agar dapat selesai sesuai target.
“Brantas Abipraya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu," ujar Diana dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Dalam pelaksanaannya, kata dia, proyek pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya kondisi jalan akses lingkungan yang sempit sehingga membatasi mobilitas kendaraan besar dan distribusi material proyek.
Kendala tersebut, kata dia, berdampak pada pengaturan traffic proyek serta efektivitas pengiriman material konstruksi.
Meski demikian, dia menekankan Brantas Abipraya menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan untuk memastikan progres proyek tetap berjalan optimal.
Beberapa langkah percepatan yang dilakukan antara lain penggunaan tulangan struktur pelat dengan besi wiremesh guna meningkatkan efisiensi pekerjaan, penambahan batching plant menjadi lima unit untuk mendukung kebutuhan pengecoran, serta penerapan sistem kerja tiga shift agar pekerjaan dapat berlangsung lebih maksimal.
Selain itu, perubahan spesifikasi jendela dari tipe nako menjadi tipe casement window guna meningkatkan kualitas bangunan sekaligus mempercepat proses instalasi.
Dia mengatakan berbagai strategi percepatan terus dioptimalkan agar pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat berjalan efektif meskipun menghadapi tantangan akses proyek di lapangan. Percepatan yang dilakukan tidak mengorbankan mutu.
"Ini menjadi upaya kami untuk memastikan proyek dapat selesai lebih cepat dengan tetap memenuhi standar terbaik," tutur dia.
Dian menekankan pihaknya memahami pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pendidikan ini bagi masyarakat. Karena itu, Brantas Abipraya menerapkan berbagai langkah strategis mulai dari optimalisasi metode konstruksi, penambahan fasilitas pendukung pekerjaan, hingga penerapan sistem kerja tiga shift agar progres proyek tetap terjaga.
"Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” ujar Dian.
Dia menambahkan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang modern, aman, dan nyaman bagi generasi masa depan Indonesia.
Dia optimistis proyek ini akan memberikan dampak positif berkelanjutan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di berbagai daerah.
“Brantas Abipraya akan terus menghadirkan infrastruktur berkualitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Dian.










