Momen Pimpinan BPK Gotong Peti Jenazah Haerul Saleh yang Meninggal karena Kebakaran

Momen Pimpinan BPK Gotong Peti Jenazah Haerul Saleh yang Meninggal karena Kebakaran

Terkini | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 15:02
share

JAKARTA, iNews.id - Lantunan tahlil mengiringi prosesi pelepasan jenazah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, dari rumah duka di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). Sejumlah pimpinan BPK tampak turut menggotong peti jenazah sebelum almarhum diterbangkan ke kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pelayat dan kerabat tampak memadati rumah duka untuk menunaikan salat jenazah dan memberikan penghormatan terakhir.

Usai prosesi doa, peti jenazah kemudian dibawa menuju mobil jenazah untuk diberangkatkan ke Bandara Halim Perdanakusuma sebelum diterbangkan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sejumlah pimpinan BPK turut mengangkat peti jenazah, di antaranya Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota II BPK Daniel Lumbang Tobing, Anggota III BPK Akhsanul Khaq, Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota VI BPK Fathan Subchi, dan Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo.

Setelah peti jenazah diberangkatkan, keluarga besar almarhum turut keluar dari rumah duka untuk ikut menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Istri Haerul, Anita Hardiana, tampak tak kuasa menahan tangis.

Anita terlihat sangat lemas dan bahkan harus dipapah saat berjalan menuju kendaraan keluarga. Tak lama berselang, rombongan keluarga langsung bertolak menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk mendampingi proses pemulangan jenazah ke Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran rumah di Jakarta Selatan menewaskan anggota BPK Haerul Saleh. Polisi menyebut, api pertama kali muncul di ruang kerja korban di lantai 4.

“Jadi informasi, kebakaran adanya di lantai empat,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Joko menyebut Haerul Saleh berada di lantai 4 saat kejadian. Di lantai tersebut terdapat ruang kerja korban.

“Di lantai empat itu informasi ruang kerja korban,” ujar dia.

Topik Menarik