AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku meski terjadi konflik bersenjata pada Kamis hingga Jumat (7-8/5/2026).
Trump berupaya mengecilkan insiden saling serang tersebut, seraya menegaskan gencatan senjata yang berlaku tanpa batas waktu tetap berlaku.
“Mereka mempermainkan kita hari ini. Kita telah menghancurkan mereka,” kata Trump, saat menunjau proyek renovasi kolam refleksi Monumen Lincoln, Washington DC, dikutip Jumat (8/5/2026).
Markas besar militer Iran Khatam Al Anbiya menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang kapal tanker minyak dan kapal lainnya. Bukan hanya itu AS melakukan serangan udara terhadap wilayah sipil Pulau Qeshm dan daerah pesisir Bandar Khamir Sirik.
Sementara itu Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan militernya menargetkan dua kapal perang AS yang berusaha memasuki Selat Hormuz dan menyerang wilayah Iran.
Mereka menyerang kapal-kapal perang AS di sebelah timur Selat Hormuz dan selatan pelabuhan Chabahar.
Serangan tersebut diklaim menimbulkan kerusakan signifikan terhadap kapal perang AS, namun Komando Pusat AS (Centcom) membantah dengan mengatakan tidak ada aset yang terkena serangan.
Stasiun televisi Iran Press TV melaporkan, beberapa jam setelah baku tembak, situasi di beberapa pulau dan kota-kota pesisir di Selat Hormuz kembali normal.
AS dan Iran terlibat saling tembak sejak gencatan senjata berlaku pada 7 April.










