Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Trump: Negara Itu Dipimpin Orang-orang Gila!

Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Trump: Negara Itu Dipimpin Orang-orang Gila!

Global | sindonews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 07:53
share

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa tiga kapal perang Angkatan Laut Amerika telah diserang Iran saat melintasi Selat Hormuz, tetapi tidak mengalami kerusakan. Pemimpin Amerika itu menyebut Iran bukan negara normal, tapi negara yang dipimpin orang-orang gila.

"Tiga kapal perusak Amerika kelas dunia baru saja melintasi Selat Hormuz dengan sangat sukses, di bawah tembakan. Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal perusak tersebut, tetapi kerusakan besar terjadi pada penyerang Iran. Mereka hancur total bersama dengan banyak kapal kecil, yang digunakan untuk menggantikan Angkatan Laut mereka yang telah sepenuhnya hancur," tulis Trump di Truth Social, Jumat (8/5/2026)

Baca Juga: Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Amerika Balas Bombardir Qeshm dan Bandar Abbas

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di dalam dan sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran global utama di mana Amerika Serikat dan Iran baru-baru ini saling serang.

Dalam unggahannya di media sosial, Trump mengatakan bahwa rudal-rudal yang ditembakkan Iran ke kapal-kapal perang AS dicegat dan drone penyerang juga dihancurkan di udara.

"Seperti kupu-kupu yang jatuh ke kuburnya," tulis Trump. "Rudal ditembakkan ke kapal perusak kami, dan dengan mudah dijatuhkan," imbuh dia."Demikian pula, drone datang, dan dibakar saat di udara. Mereka jatuh dengan sangat indah ke samudra, sangat mirip dengan kupu-kupu yang jatuh ke kuburnya!" tulis Trump lebih lanjut.

Mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, Trump mengatakan bahwa negara itu akan menghadapi aksi militer Amerika yang lebih intens jika tidak segera menyetujui kesepakatan.

"Kami akan menghancurkan mereka jauh lebih keras, dan jauh lebih kejam, di masa depan, jika mereka tidak menandatangani kesepakatan mereka, cepat," papar Trump.

Lebih lanjut, Trump mengatakan Iran bukanlah "negara normal". "Negara normal akan mengizinkan kapal-kapal perusak ini lewat, tetapi Iran bukanlah negara normal. Mereka dipimpin oleh orang-orang gila," tulis Trump.

Dia juga mengulangi klaimnya yang sudah lama bahwa Teheran tidak boleh diizinkan memiliki senjata nuklir.Menurut Trump, ketiga kapal perang AS yang diserang Iran sekarang akan kembali ke apa yang dia sebut sebagai blokade Angkatan Laut AS di wilayah tersebut.

"Ketiga kapal perusak kami, dengan awaknya yang luar biasa, sekarang akan bergabung kembali dengan blokade Angkatan Laut kami, yang benar-benar merupakan 'Tembok Baja'," tulis Trump.

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah laporan tentang pertukaran militer di dalam dan sekitar Selat Hormuz.

Menurut Komando Pusat AS atau CENTCOM, pasukan Amerika menargetkan fasilitas militer Iran yang bertanggung jawab atas serangan rudal, drone, dan perahu kecil "tanpa provokasi" terhadap kapal-kapal perang AS yang melintasi Selat Hormuz. Serangan AS menargetkan wilayah Qeshm dan Bandar Abbas.

Namun, media pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata karena melakukan serangan terhadap wilayah Iran dan daerah pesisir sipil di Qeshm, Bandar Khamir, dan Sirik, serta memperingatkan akan adanya "respons yang menghancurkan" terhadap agresi lebih lanjut.

Topik Menarik