Viral Taktik Unik PSG! Michael Olise Dibuat Mati Kutu

Viral Taktik Unik PSG! Michael Olise Dibuat Mati Kutu

Olahraga | inews | Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00
share

MUNICH, iNews.id - Paris Saint-Germain (PSG) sukses membuat Michael Olise tidak berkutik lewat taktik unik yang langsung jadi sorotan saat menyingkirkan Bayern Munchen di semifinal Liga Champions, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

Tim asuhan Luis Enrique itu memastikan tiket final Liga Champions usai menang agregat 6-5 atas Bayern Munich di Allianz Arena. Setelah menang dramatis 5-4 pada leg pertama di Paris, PSG kembali tampil efektif di markas lawan.

Pertandingan leg kedua berlangsung jauh lebih hati-hati dibanding duel pertama. Namun PSG tetap mampu mengontrol permainan dan mematikan sejumlah pemain kunci Bayern Munich.

PSG membuka keunggulan cepat pada menit ketiga. Khvicha Kvaratskhelia mengirim umpan matang kepada Ousmane Dembele yang langsung menghujamkan bola ke atap gawang Manuel Neuer.

Bayern mencoba bangkit sepanjang pertandingan. Namun pertahanan disiplin PSG membuat serangan tuan rumah berkali-kali mentok.

Salah satu pemain yang paling kesulitan adalah Michael Olise. Winger yang sedang tampil luar biasa musim ini gagal memberi dampak besar meski Nuno Mendes sudah mengantongi kartu kuning sejak awal laga.

Harry Kane sempat mencetak gol balasan pada masa injury time babak kedua. Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Bayern Munich dari kekalahan.

Taktik Unik PSG Viral di Media Sosial

Penampilan buruk Olise langsung memunculkan pembahasan menarik di media sosial. Banyak fans menyadari PSG menggunakan strategi khusus untuk membatasi ruang gerak winger asal Prancis tersebut.

Kiper PSG, Matvei Safonov, terlihat beberapa kali sengaja menendang bola keluar lapangan saat melakukan goal kick. Bola diarahkan ke sisi permainan Olise sehingga memaksa Bayern melakukan lemparan ke dalam di area tersebut.

Strategi itu membuat PSG bisa menumpuk pemain di sisi kanan Bayern Munich. Akibatnya, Olise terus berada dalam tekanan dan kesulitan menemukan ruang bermain.

Seorang penggemar menjelaskan detail taktik tersebut di media sosial.

“Safonov diperintahkan sengaja menendang goal kick ke area Olise dan diarahkan sangat keras hingga keluar lapangan seperti lemparan ke dalam dekat kotak penalti. Tujuannya agar mereka bisa menumpuk pemain di sisi Olise sehingga jauh lebih mudah menekan dia. Jujur, ini sangat brilian," tulis seorang fans dikutip dari Sport Bible.

Penggemar lain juga menilai strategi tersebut menjadi salah satu penyebab Olise tampil di bawah performa terbaiknya.

“Safonov sengaja membuat setiap goal kick berujung lemparan ke dalam di sisi Olise. Situasi itu memaksa kedua tim menumpuk pemain di flank kanan dan membuat Olise kalah jumlah serta bermain di ruang sempit," ujarnya.

Komentar lain menyebut strategi Luis Enrique sulit dipahami, tetapi sangat efektif di pertandingan besar.

PSG kini bersiap menghadapi Arsenal pada final Liga Champions yang akan digelar di Budapest, Hungaria, pada 30 Mei mendatang.

Topik Menarik