Gus Ipul Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Dipimpin Wamensos

Gus Ipul Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Dipimpin Wamensos

Berita Utama | inews | Kamis, 7 Mei 2026 - 16:36
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membentuk tim khusus untuk mendalami isu terkait pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat. Tim itu akan dipimpin Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dan Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Dody Sukmono.

“Hari ini kami membuat tim khusus untuk mendalami isu pengadaan yang kita tahu di berbagai pemberitaan dan media sosial. Saya menunjuk Pak Wamen dan Pak Irjen untuk melakukan penelusuran, pendalaman dan melaporkannya dalam minggu depan,” kata Gus Ipul, Kamis (7/5/2026).

Dia menekankan, langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh terkait isu yang berkembang di masyarakat, khususnya mengenai pengadaan perlengkapan Sekolah Rakyat. 

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara hati-hati karena belum tentu seluruhnya akurat. Karena itu, Kemensos membuka saran dan kritik bagi masyarakat luas penelusuran lebih lanjut.

“Sikap kami jelas dari awal bahwa kami terbuka dan menyambut baik serta mengapresiasi seluruh kritik, saran dari masyarakat. Dan itu kita cermati, kita ikuti, yang memang memerlukan tindak lanjut kami tindak lanjuti,” ujar dia.

Dia menjelaskan tim khusus akan mendalami secara intensif proses pengadaan barang dan jasa, khususnya pengadaan sepatu dan seragam bagi siswa Sekolah Rakyat.

“Salah satunya adalah kami menunjuk Pak Wamen dan Pak Irjen untuk melakukan penelusuran, mendalami, sekaligus mendapatkan gambaran yang utuh tentang isu pengadaan barang dan jasa khususnya pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat. Semua sepatu dan seragam tentu untuk siswa Sekolah Rakyat. Ada juga untuk para guru,” tutur Gus Ipul. 

Dia memastikan seluruh pengadaan barang dan jasa dilakukan melalui mekanisme lelang dan proses yang transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semuanya itu dilakukan dengan proses yang transparan melalui proses lelang yang semestinya. Namun demikian karena ada hal-hal yang mungkin perlu penjelasan lebih jauh, sekali lagi kami minta Pak Wamen dan Pak Irjen untuk mendalami isu ini dan melaporkannya dalam minggu depan,” tegas dia.

Sebelumnya, Gus Ipul buka suara soal polemik anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar. Sorotan publik muncul setelah beredar perhitungan yang menyebut harga sepatu untuk sekitar 39.000 siswa mencapai sekitar Rp700.000 per pasang.

Isu tersebut juga dikaitkan dengan beredarnya foto Gus Ipul bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sepatu kepada siswa.

Menanggapi hal itu, Gus Ipul mengatakan sepatu yang diberikan bersama Khofifah bukan bagian dari pengadaan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Dia menyebut bantuan tersebut merupakan pemberian khusus dari Khofifah untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang.

“Nah ini supaya enggak keliru, itu ada di medsos foto yang saya memberikan sepatu bersama Ibu Khofifah. Itu sepatu yang diberikan oleh Bu Khofifah, bukan oleh Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul saat konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dia mengaku tidak mengetahui jumlah pasti siswa yang menerima bantuan sepatu dari Khofifah tersebut. Namun, dia memastikan bantuan itu bukan bagian dari program pengadaan Kemensos.

"Saya tidak tahu berapa siswa Sekolah Rakyat yang diberi oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, tapi itu adalah pemberian khusus Ibu Gubernur untuk siswa Sekolah Rakyat," jelas dia.

Topik Menarik