Izin Operasional KBIH Nur Haramain Dicabut usai Bus Jemaah Kecelakaan di Madinah

Izin Operasional KBIH Nur Haramain Dicabut usai Bus Jemaah Kecelakaan di Madinah

Nasional | inews | Minggu, 3 Mei 2026 - 16:43
share

SURABAYA, iNews.id – Kementerian Haji dan Umrah mencabut izin operasional Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nur Haramain. Keputusan ini diambil menyusul insiden kecelakaan bus yang mengangkut jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Surabaya di Madinah.

Sanksi berat ini diberikan karena KBIH tersebut dinilai melanggar aturan keselamatan yang mengakibatkan kecelakaan bagi jemaah asal Kabupaten Probolinggo. 

Kecelakaan terjadi di kawasan Jabal Magnet, Madinah, saat rombongan jemaah hendak melakukan ziarah atau city tour. Berdasarkan investigasi, KBIH Nur Haramain terbukti melaksanakan kegiatan ziarah tidak resmi dan tanpa izin dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). 

Plt Kakanwil Kemenhaj Jatim sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menegaskan bahwa aturan melarang keras kegiatan wisata sebelum seluruh rangkaian ibadah utama atau Armuzna selesai dilaksanakan.

“Izin operasional dicabut segera setelah proses operasional haji tahun ini berakhir. Jika ingin mendaftar kembali, KBIH tersebut harus menunggu masa jeda selama tiga tahun,” kata As’adul Anam, Sabtu (2/5/2026).

Meski izin KBIH Nur Haramain dicabut, Mohammad As'adul Anam memastikan nasib jemaah yang sudah terdaftar tetap terjamin. Para jemaah nantinya akan dialihkan atau dititipkan ke KBIH lain yang resmi dan terpercaya. 

Terkait kondisi para korban, pihak PPIH memastikan situasi sudah membaik dan dinyatakan aman. Sebagian besar dari lima jemaah yang terluka hanya mengalami luka gores akibat serpihan kaca dan sudah kembali ke penginapan.

Dua jemaah masih menyelesaikan administrasi medis, sementara sopir bus masih menjalani perawatan intensif. 

Tindakan tegas ini diharapkan menjadi peringatan bagi KBIH lainnya agar selalu mematuhi standar keselamatan dan regulasi yang telah ditetapkan demi keamanan jemaah haji Indonesia.

Topik Menarik