Kecelakaan Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Siswa SD di Sekolah, 2 Orang Tewas

Kecelakaan Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Siswa SD di Sekolah, 2 Orang Tewas

Nasional | inews | Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:59
share

PANDEGLANG, iNews.id - Sebuah mobil diduga milik salah satu kepala dinas di Kabupaten Pandeglang, Banten, terlibat Kecelakaan maut di depan SDN Sukaratu, Kamis (30/4/2026). Mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi A 1633 BF tersebut menabrak sejumlah siswa SD yang sedang beristirahat dan membeli jajanan di depan sekolah.

Insiden tragis ini menelan korban jiwa dan luka-luka. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, yakni seorang siswa kelas 4 dan pedagang. Sementara itu, enam siswa lainnya mengalami luka-luka.

Informasi dirangkum iNews, kecelakaan terjadi pukul 09.20 WIB saat siswa keluar kelas untuk beristirahat. Suasana yang awalnya ramai mendadak berubah menjadi kepanikan.

Salah satu guru SD Negeri Sukaratu 5, Oop mengungkapkan detik-detik kecelakaan tersebut.

“Korban ada dari kelas 4, 5, dan 6. Yang meninggal dunia siswa kelas 4. Lukanya parah hingga terpental ke selokan setelah tertabrak mobil,” ujarnya dikutip dari iNews Banten, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, mobil melaju dari arah timur (Serang) menuju Cipacung sebelum tiba-tiba oleng ke depan sekolah.

“Awalnya mobil menyenggol seorang sales, lalu langsung menabrak siswa-siswa yang sedang berada di depan sekolah,” kata Oop.

Guru lainnya, Rika, menyebut para siswa saat itu sedang membeli jajanan di depan sekolah.

“Anak-anak sedang jajan. Mobil datang dari arah timur, menabrak sales terlebih dahulu, kemudian menabrak siswa kami,” ucapnya.

Benturan keras membuat sejumlah korban terpental bahkan terseret.

“Saya dengar suara benturan keras. Saat itu sudah ada anak-anak yang berada di bawah kolong mobil,” katanya.

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di SDN Sukaratu Pandeglang bertambah. Seorang pedagang bernama Dewi juga meninggal dunia.

Dewi merupakan warga Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo. Dia sehari-hari berjualan jajanan di depan sekolah. Korban meninggalkan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah, masing-masing tingkat SD dan SMP.

Saat ini dari enam siswa yang dirawat, empat orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Selain itu, satu pedagang lainnya dilaporkan masih dalam kondisi kritis.

Informasi yang beredar menyebutkan mobil tersebut diduga dikemudikan oleh seorang kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait identitas pengemudi maupun penyebab pasti kecelakaan maut di SDN Sukaratu Pandeglang tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden tragis tersebut.

Topik Menarik