Shin Tae-yong Blak-blakan, Bakat Besar Pemain Indonesia Terhambat Dua Hal Ini

Shin Tae-yong Blak-blakan, Bakat Besar Pemain Indonesia Terhambat Dua Hal Ini

Olahraga | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 15:50
share

JAKARTA, iNews.id – Shin Tae-yong blak-blakan menyebut bakat besar pemain Indonesia terhambat dua hal utama, yaitu mentalitas dan kondisi fisik.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menilai kemampuan individu pemain muda Tanah Air sebenarnya sudah sangat baik. Namun, potensi tersebut belum bisa maksimal karena dua aspek penting belum optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dia diperkenalkan sebagai penasihat teknik tim kepelatihan Timnas 7 Football Indonesia. Dia akan membantu tim menghadapi Intercontinental Cup di Roma, Italia, pada 30 Juli-3 Agustus 2026.

Shin Tae-yong mengaku senang bisa kembali berkontribusi untuk sepak bola Indonesia. Pengalaman selama lima tahun bersama PSSI menjadi modal utama dalam peran barunya.

“Mungkin kalian semua yang ada di sini tahu bahwa saya sudah lima tahun berada di PSSI. Saya juga sudah banyak belajar juga bagaimana bisa mengembangkan pemain-pemain muda dengan baik dan dengan cara apa,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (30/4/2026).

Dia menjelaskan pernah menangani berbagai level tim nasional, mulai dari U-20, U-23, hingga senior. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam terhadap karakter pemain Indonesia.

“Saya sudah pernah berada di Timnas Indonesia U-20, U-23, dan juga senior. Jadi, mungkin bisa menjadi dukungan yang baik untuk mentransfer ilmu saya kepada pemain-pemain muda di Football 7,” tuturnya.


Mental dan Fisik Jadi Titik Lemah

Shin Tae-yong menegaskan dirinya sudah memahami kelebihan sekaligus kekurangan pemain Indonesia. Hal itu menjadi dasar dalam menyusun pendekatan pembinaan.

“Ada permasalahan mental di pemain-pemain Indonesia. Jadi, pertama kali saya datang ke Indonesia, saya memperbaiki mental para pemain dan juga fisik pemain,” katanya.

Dia menilai kualitas teknik pemain sebenarnya tidak menjadi masalah. Namun, tanpa dukungan fisik yang kuat, performa tidak bisa maksimal di lapangan.

“Jadi, kemampuan individu mereka sangat baik, tetapi tidak ada fisik yang baik. Itu tidak bisa mengeluarkan atau menampilkan yang terbaik, meskipun punya kemampuan yang bagus,” sambungnya.

Shin Tae-yong menekankan pentingnya keseimbangan antara teknik, mental, dan fisik. Ketiga aspek tersebut harus berkembang bersamaan agar pemain bisa bersaing di level internasional.

Peran barunya di Timnas 7 Football Indonesia akan difokuskan untuk memperbaiki dua aspek tersebut. Dia ingin membantu pemain tampil lebih siap dalam menghadapi kompetisi.

Intercontinental Cup di Roma menjadi target awal pembuktian. Tim Indonesia diharapkan mampu menunjukkan perkembangan dari sisi mentalitas dan kondisi fisik.

Topik Menarik