Bos KAI Respons Usul Menteri PPPA Pindahkan Gerbong Perempuan ke Tengah: Kami Tak Bedakan Gender
JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin merespons usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi soal gerbong khusus perempuan dipindahkan ke tengah rangkaian KRL Commuter Line. Usulan itu disampaikan usai kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang.
Menurut Bobby, KAI selama ini menerapkan standar keselamatan yang sama bagi seluruh penumpang. Dia menegaskan pihaknya tak membedakan perempuan maupun laki-laki.
"Mengenai gerbong perempuan seperti yang saya sampaikan tadi, kita tidak membedakan dari tingkat keselamatan, tidak kita bedakan antara gender perempuan dan gender laki," ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Dia menjelaskan, keberadaan gerbong khusus perempuan bukan berkaitan dengan perbedaan tingkat keselamatan, melainkan sebagai upaya memberikan perlindungan dari potensi pelecehan (harassment), sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses.
"Selama ini kami mengutamakan perempuan untuk tingkat kenyamanan dan kemudahan akses dan tentunya keamanan di dalam kereta juga," tutur Bobby.
Lebih lanjut, Bobby menyebut penempatan gerbong khusus perempuan di bagian ujung rangkaian juga bertujuan mempermudah akses serta memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang perempuan. Posisi tersebut dinilai lebih dekat dengan petugas keamanan.
"Memberikan security yang lebih. Karena itu kan dekat, lebih dekat dengan penjaga yang ada di itu. Maka dari ujung ke ujung," tandas dia.
Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan pemindahan gerbong khusus perempuan ke tengah rangkaian KRL Commuter Line.
"Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).
"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," tuturnya.










