Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Madiun: Perkuat Kolaborasi

Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Madiun: Perkuat Kolaborasi

Nasional | inews | Selasa, 28 April 2026 - 18:46
share

MADIUN, iNews.id - Pemerintah Kota Madiun menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 di lapangan Rusunawa Hayam Wuruk, Kecamatan Manguharjo, Selasa (28/4/2026). 

Apel ini dimaksudkan agar setiap personel relawan memiliki kesiapan kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana, baik alam, nonalam maupun sosial, khususnya di kawasan perkotaan seperti Kota Madiun.

Menurut Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, latihan dengan skenario mendekati kondisi nyata penting dilakukan secara rutin. Hal itu perlu dilakukan agar skill dan keterampilan personel tetap terjaga dan meningkat. 

Dia meminta agar kegiatan serupa dapat digelar setidaknya satu bulan sekali guna melatih kecepatan respons (timing) serta koordinasi antarpetugas di lapangan.

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk relawan, agar proses penyelamatan berjalan cepat dan tepat,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pemkot Madiun itu menuturkan, simulasi penyelamatan di gedung bertingkat menjadi perhatian khusus. Hal itu karena di Kota Madiun saat ini banyak terdapat bangunan tinggi seperti hotel, rumah sakit dan juga rumah susun yang menjadi tempat tinggal warga.

Menurutnya, kesiapan personel, peningkatan keterampilan, serta aspek keselamatan dan keamanan serta kecepatan harus terus diasah.

“Secara umum, kesiapan dan kemampuan sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan, terutama dari sisi safety dan respons kecepatan penanganan terhadap peristiwa yang terjadi," tambahnya.

Tidak hanya kesiapan personel, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun juga meninjau langsung kesiapan peralatan penanggulangan bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI). 

Bagus menyebut bahwa secara umum kebutuhan peralatan masih mencukupi, meskipun ke depan akan terus dilakukan penambahan sesuai kebutuhan dan anggaran.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi semua pihak. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar penanganan bencana di Kota Madiun semakin optimal,” tuturnya.

Dalam apel siaga tersebut, juga dilaksanakan simulasi penanganan kebakaran di gedung bertingkat hingga evakuasi korban yang berada di ketinggian bangunan.

Kolaborasi yang diamanahkan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun dalam penanganan bencana diterapkan langsung pada simulasi tersebut. Personel pemadam kebakaran bergerak cepat memadamkan api.

Di sisi lain, tim BPBD mempersiapkan tali panjang dan papan pengikat untuk mengevakuasi korban yang terjebak kebakaran. Usai korban berhasil dievakuasi, tim medis segera memberikan pertolongan pertama dan ambulans langsung bergerak membawa korban yang memerlukan penanganan ke rumah sakit terdekat.

Topik Menarik