Anjing Peliharaan di Sragen Mengamuk, Gigit 3 Orang dan 2 Petugas

Anjing Peliharaan di Sragen Mengamuk, Gigit 3 Orang dan 2 Petugas

Nasional | inews | Senin, 27 April 2026 - 20:30
share

SRAGEN, iNews.id – Insiden mengerikan terjadi di Kampung Mojosari, Kelurahan Sragen Kulon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Seekor anjing peliharaan yang selama ini dikenal jinak mendadak beringas dan menyerang pemiliknya. 

Tak hanya melukai tiga orang, dua petugas yang mencoba mengevakuasi hewan tersebut juga ikut menjadi korban gigitan.

Peristiwa ini mengakibatkan lima orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. 

Serangan mendadak ini menyasar tiga penghuni rumah yang terdiri dari nenek, anak, dan cucu. Mereka mengalami luka gigitan di bagian tangan dan lengan setelah anjing tersebut tiba-tiba menjadi agresif.

Padahal, menurut penuturan pemilik rumah, anjing tersebut sudah dipelihara selama tiga tahun dan tidak pernah menunjukkan perilaku kasar. Muncul dugaan bahwa anjing tersebut sedang dalam masa birahi sehingga emosinya menjadi tidak stabil dan mudah menyerang. 

Mendapat laporan warga, tim gabungan dari PMI, Public Safety Center (PSC) 119, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan relawan SAR diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung sangat menegangkan karena anjing bersembunyi di dalam rumah dan terus berupaya menyerang siapa pun yang mendekat. 

Nahas, dua orang petugas ikut menjadi korban serangan. Mereka digigit saat berupaya melumpuhkan anjing tersebut dengan peralatan penjepit. Setelah berjibaku selama hampir 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengamankan anjing dengan mulut diikat.

"Prosesnya cukup sulit karena anjing sangat agresif. Ada rekan kami yang juga ikut terkena gigitan saat mencoba mengamankan hewan tersebut," ujar Suwarto, salah seorang petugas Damkar Sragen, Senin (27/4/2026). 

Total lima korban, yang terdiri atas tiga warga dan dua petugas, langsung dilarikan ke RSUD dokter Soehadi Prijonegoro Sragen. Selain perawatan luka, mereka juga mendapatkan suntikan anti-rabies untuk mengantisipasi kemungkinan infeksi virus dari hewan tersebut.

"Tiba-tiba saja menyerang, padahal biasanya nurut. Kami sekeluarga kaget sekali," ungkap Sumarni, salah satu korban sekaligus penghuni rumah dengan nada masih trauma.

Saat ini, anjing tersebut telah dievakuasi ke Markas Pemadam Kebakaran Sragen untuk menjalani masa karantina dan observasi oleh pihak terkait guna memastikan kondisi kesehatan hewan tersebut. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap perubahan perilaku hewan peliharaan, terutama saat memasuki musim kawin.

Topik Menarik