Jonatan Christie Blak-blakan soal Tekanan Jadi Tunggal Pertama di Piala Thomas 2026
HORSENS, iNews.id – Jonatan Christie blak-blakan soal tekanan jadi tunggal pertama di Piala Thomas 2026 usai membuka kemenangan Indonesia atas Aljazair di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB.
Jonatan Christie turun di partai pertama Grup D dan langsung menyumbang poin penting usai
mengalahkan Adel Hamek 21-8, 21-16 dalam dua gim langsung. Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi langkah tim Indonesia.
Jojo – sapaannya – mengakui peran sebagai tunggal pertama membawa tanggung jawab besar. Posisi tersebut menjadi penentu arah pertandingan sejak awal.
“Ini pengalaman pertama juga main Piala Thomas sebagai tunggal pertama. Memang ada satu tanggung jawab juga,” ujarnya, dikutip dari rilis PBSI.
Meski menghadapi tekanan, dia tetap berusaha fokus pada permainan. Jonatan ingin tampil maksimal tanpa terbebani ekspektasi.
“Saya mencoba semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik,” tuturnya.
Adaptasi Cepat Jadi Penentu
Jonatan Christie juga menyoroti faktor teknis selama pertandingan. Dia menilai kondisi lapangan dan kecepatan bola memberi tantangan tersendiri.
“Hari ini mencoba adaptasi dengan situasi lapangan, lalu juga bola karena kecepatannya cukup berbeda,” katanya.
Dia menjelaskan adaptasi sudah dilakukan sejak sesi latihan. Namun kondisi pertandingan membuatnya tetap harus menyesuaikan strategi.
“Dari kemarin training camp, lalu mencoba lapangan dan hari ini. Yang dipakai sedikit lebih cepat jadi beberapa kali adaptasi untuk mencari pola yang tepat,” ucapnya.
Menurutnya, kecepatan bola menuntut pemain lebih agresif. Dia memilih mengambil inisiatif agar lawan terus berada dalam tekanan.
“Karena bolanya sedikit lebih cepat, jadi memang harus inisiatif dari permainan depan. Harus kami yang memegang supaya lawan terus berada dalam tekanan,” tegasnya.
Ingin Tulari Energi Positif
Jonatan Christie berharap penampilannya memberi dampak ke tim. Dia ingin semangat bertanding bisa menular ke pemain lain.
“Yang penting aura positif untuk fighting spirit dan semangat agar menular ke teman-teman yang akan bermain berikutnya,” tuturnya.
Marc Marquez Terlihat Berbeda di MotoGP Brasil 2026, Dani Pedrosa: Dia Tidak Nyaman dengan Motornya
Kemenangan di partai pertama memberi dorongan besar bagi Indonesia. Jonatan berhasil menjalankan perannya sebagai pembuka dengan baik.
Dia menutup laga dengan performa solid dan kontrol permainan yang stabil. Adaptasi cepat dan mental kuat menjadi kunci keberhasilannya di pertandingan ini.
Semangat Jojo terbukti menular ke rekan-rekan lainnya. Alhasil, Indonesia menutup laga perdana dengan kemenangan 5-0 atas Aljazair.









