Mobil Bergetar dan Bising saat Dihidupkan, Waspadai Engine Mounting Bermasalah
JAKARTA, iNews.id - Mobil bergetar dan bising saat dinyalakan kerap membuat pengemudi khawatir. Namun, kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan suspensi atau kaki-kaki, bisa dipicu oleh komponen yang sering terabaikan, yaitu engine mounting.
Engine mounting memiliki peran krusial dalam menjaga posisi mesin tetap stabil sekaligus meredam getaran agar tidak merambat ke kabin. Ketika komponen ini mulai bermasalah, getaran berlebih hingga suara tidak wajar dari ruang mesin pun bisa muncul.
Mengacu pada penjelasan dari pabrikan otomotif Suzuki, engine mounting merupakan dudukan mesin yang terpasang pada rangka kendaraan. Komponen ini umumnya dibuat dari perpaduan logam dan karet tebal, sehingga mampu menahan beban mesin sekaligus meredam getaran yang timbul saat mesin bekerja.
Mesin mobil sendiri memiliki bobot besar dan terus menghasilkan getaran selama beroperasi. Tanpa engine mounting yang baik, getaran tersebut akan langsung diteruskan ke bodi kendaraan dan terasa hingga ke dalam kabin, sehingga kenyamanan berkendara menurun.
Selain itu, engine mounting juga berfungsi mengurangi kebisingan dari mesin. Inilah yang membuat mobil dengan kondisi engine mounting yang masih prima terasa lebih halus, senyap, dan stabil saat digunakan, terutama ketika berakselerasi.
Sayangnya, kerusakan pada engine mounting kerap tidak disadari hingga kondisinya cukup parah. Ada beberapa tanda yang bisa dikenali sejak awal, salah satunya getaran berlebih di kabin saat mesin menyala, terutama ketika mobil dalam kondisi diam.
Gejala lain yang patut diwaspadai adalah munculnya bunyi benturan saat akselerasi atau perpindahan gigi. Hal ini terjadi karena engine mounting tidak lagi mampu menahan pergerakan mesin dengan optimal.
Selain itu, posisi mesin yang terlihat miring saat kap dibuka juga bisa menjadi indikasi adanya kerusakan pada salah satu dudukan mesin. Tidak hanya itu, hentakan yang terasa lebih keras saat perpindahan gigi, baik pada mobil manual maupun otomatis, juga bisa menjadi tanda engine mounting mulai aus.
Kerusakan engine mounting dapat dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah usia pemakaian, di mana material karet bisa mengeras dan retak setelah digunakan dalam waktu lama, umumnya di atas lima tahun.
Kondisi jalan yang buruk, seperti sering melintasi jalan berlubang atau bergelombang, juga memberi tekanan ekstra pada komponen ini. Selain itu, kebocoran oli mesin yang mengenai bagian karet engine mounting dapat mempercepat kerusakan.
Jika dibiarkan, kerusakan engine mounting bisa berdampak lebih luas. Getaran berlebih tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi merusak komponen lain seperti sistem transmisi, knalpot, hingga kelistrikan kendaraan.
Tidak ada patokan pasti kapan engine mounting harus diganti. Namun, pemeriksaan rutin saat servis berkala sangat disarankan untuk memastikan kondisinya tetap optimal.
Apabila mulai muncul tanda-tanda kerusakan seperti getaran berlebih atau suara tidak normal, sebaiknya segera lakukan pengecekan. Mengganti engine mounting lebih dini dinilai lebih hemat dibanding harus memperbaiki kerusakan lanjutan akibat getaran yang dibiarkan terlalu lama.
Pengertian Engine Mounting
Engine mounting merupakan komponen yang berfungsi sebagai dudukan atau penopang mesin pada rangka mobil. Umumnya terbuat dari kombinasi logam dan karet tebal.
Fungsi Utama Engine Mounting
- Menopang dan menjaga posisi mesin tetap stabil
- Meredam getaran mesin agar tidak terasa ke kabin
- Mengurangi kebisingan saat mesin bekerja
Peran Penting bagi Kenyamanan
Mesin menghasilkan getaran konstan saat menyala. Engine mounting menahan getaran tersebut agar tidak langsung merambat ke bodi kendaraan.
Tanda-Tanda Engine Mounting Rusak
- Getaran berlebihan di kabin saat mesin hidup
- Muncul bunyi benturan saat akselerasi atau pindah gigi
- Posisi mesin terlihat miring saat kap dibuka
- Terasa hentakan saat perpindahan gigi
Penyebab Kerusakan Engine Mounting
- Usia pemakaian (karet mengeras dan retak)
- Sering melewati jalan rusak atau berlubang
- Kebocoran oli yang mengenai komponen karet
Dampak Jika Tidak Segera Diganti
- Getaran semakin parah
- Berpotensi merusak transmisi
- Bisa memengaruhi knalpot dan sistem kelistrikan
Kapan Harus Diganti?
Tidak ada waktu pasti, tetapi disarankan melakukan pengecekan rutin saat servis berkala. Jika muncul gejala, segera lakukan pemeriksaan.






