Dino Zoff Bikin Geger: Italia Harus Ambil Tiket Piala Dunia 2026 dari Iran Meski Tak Sportif
ROMA, iNews.id - Dino Zoff mendukung Italia tetap mengejar peluang tampil di Piala Dunia 2026 meski gagal lolos kualifikasi dan dinilai tidak sepenuhnya sportif.
Legenda kiper Italia sekaligus mantan pelatih tim nasional itu angkat suara di tengah polemik usulan Italia menggantikan Iran dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Italia sebelumnya dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah finis di posisi kedua grup kualifikasi di bawah Norwegia. Mereka kemudian tersingkir usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada final play-off akhir Maret.
Kegagalan tersebut memperpanjang catatan buruk Italia yang absen dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut, meski berstatus sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia dengan empat gelar juara.
Di tengah situasi itu, muncul dorongan agar Italia menggantikan Iran yang partisipasinya masih diragukan karena faktor politik. Wacana ini dipicu oleh Paolo Zampolli, sosok yang memiliki kedekatan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Saya mengonfirmasi telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya orang Italia asli dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri bermain di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar, mereka punya rekam jejak yang layak untuk ikut,” ujar Zampolli.
Zoff Pilih Realistis, Meski Tak Ideal
Di tengah penolakan dari sejumlah pejabat olahraga Italia, Dino Zoff justru mengambil sikap berbeda. Dia menilai peluang tersebut tetap layak dimanfaatkan jika benar-benar tersedia.
“Itu sesuatu yang bisa dilakukan. Itu memang tidak sepenuhnya bagus,” ujar Zoff saat tampil di program Un Giorno da Pecora di Rai Radio1.
Dia bahkan menegaskan Italia sebaiknya tidak melewatkan kesempatan tersebut, meski ada pertanyaan soal sportivitas.
“Jika kesempatan itu muncul, kita harus mengambilnya, meskipun itu tidak terlalu sportif.”
Pandangan Zoff berseberangan dengan Presiden Komite Olimpiade Italia Luciano Buonfiglio dan Menteri Olahraga Andrea Abodi yang sebelumnya menilai langkah tersebut tidak pantas.
Perdebatan ini memperlihatkan perbedaan sudut pandang di internal Italia. Sebagian pihak mengutamakan integritas kompetisi, sementara lainnya melihat peluang dari sisi pragmatis.
Hingga kini belum ada keputusan resmi terkait nasib Iran di Piala Dunia 2026. Namun polemik ini dipastikan terus bergulir seiring munculnya pernyataan dari tokoh-tokoh besar sepak bola Italia.










