Sedih, Citra Kirana Gagal Hamil Anak Kedua
JAKARTA, iNews.id — Aktris Citra Kirana membagikan kisah menyentuh tentang perjuangannya bersama sang suami, Rezky Aditya, dalam menjalani program kehamilan anak kedua. Melalui unggahan di media sosial, ia mengungkap perjalanan penuh harap, doa, hingga air mata yang akhirnya harus berujung pada hasil yang belum sesuai keinginan.
Citra Kirana mengaku, setelah kehadiran putra pertama mereka, Athar, yang datang dengan relatif mudah, ia dan sang suami memutuskan untuk menempuh jalur berbeda demi mendapatkan momongan lagi. Kali ini, mereka memilih menjalani program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilization).
Sejak Januari 2026, berbagai persiapan telah dilalui, mulai dari pengambilan sel telur hingga tahapan medis lainnya. Hingga akhirnya, pada April, Citra menjalani proses embrio transfer, sebuah tahap penting dalam program tersebut.
Ia pun memilih untuk beristirahat total selama dua minggu, fokus menjaga kondisi tubuh dan mental, serta menjauh sejenak dari kesibukan pekerjaan.
Waspada Penyakit ISPA hingga Demam Berdarah Bakal Meningkat akibat Godzilla El Nino April 2026
Namun, momen yang dinanti dengan penuh harap justru membawa kabar yang menyayat hati. Saat melakukan tes kehamilan, hasil yang muncul adalah negatif. Bahkan, hasil tes darah beta HCG juga menunjukkan hal yang sama.
“Sedih? Pasti,” ungkapnya jujur, dikutip Kamis (23/4/2026).
Meski begitu, di tengah kerapuhan yang dirasakan, Citra menemukan kekuatan dari sosok kecil di rumahnya. Sang putra, Athar, menjadi penghibur yang tak tergantikan, memberikan kehangatan di saat ia dan suami mencoba menerima kenyataan.
Tidak berhenti di situ, pasangan ini memilih untuk berserah diri. Dalam momen penuh haru, Citra mengaku mendekatkan diri kepada Tuhan, memanjatkan doa, dan mencari jawaban melalui Al-Quran. Ia membuka secara acak dan menemukan ayat yang begitu mengena di hatinya, yakni Surat Al-Furqan ayat 74-75.
Ayat tersebut seolah menjadi peneguh hati, mengingatkan bahwa kesabaran adalah kunci, dan bahwa setiap rencana manusia tetap berada dalam ketetapan Tuhan.
"Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah yang menentukan segalanya," tulisnya.
Kini, Citra dan Rezky memilih untuk ikhlas dan percaya bahwa apa yang terjadi adalah bagian dari rencana terbaik. Ia pun menyemangati para pejuang garis dua lainnya agar tidak kehilangan harapan, terus berdoa, dan tetap bersyukur dalam setiap keadaan.
Kisah ini bukan hanya tentang kegagalan sebuah program kehamilan, tetapi juga tentang kekuatan menerima, keikhlasan, dan keyakinan bahwa harapan selalu ada, meski jalan yang ditempuh tak selalu mudah.









