Heboh! Utusan Trump Usul Italia Gantikan Iran di Piala Dunia, Apa Sikap FIFA?
JAKARTA, iNews.id - Usulan mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia mencuat dari lingkaran Donald Trump. Kabar ini langsung memicu kontroversi global.
Seorang utusan presiden Amerika Serikat dilaporkan meminta FIFA untuk mencoret Iran dari turnamen dan menggantikannya dengan Italia. Laporan tersebut diungkap oleh Financial Times pada Rabu.
Langkah ini disebut terkait upaya memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Hubungan keduanya sempat merenggang setelah pernyataan Trump terhadap Paus Leo XIV dalam konteks konflik Iran.
Utusan khusus AS, Paolo Zampolli, mengakui dirinya mengusulkan langsung ide tersebut kepada Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.
“Saya mengonfirmasi telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya orang asli Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar juara, mereka memiliki rekam jejak yang layak untuk masuk,” kata Zampolli.
Dia menilai Italia pantas tampil mengingat sejarah panjang mereka di ajang Piala Dunia. Italia diketahui telah mengoleksi empat gelar juara dunia sepanjang sejarah.
Hingga kini, pihak Gedung Putih, FIFA, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), serta Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.
Di sisi lain, Italia justru gagal lolos ke Piala Dunia setelah kalah dramatis dalam babak playoff kualifikasi. Tim nasional Italia tersingkir usai kalah adu penalti 4-1 dari Bosnia dan Herzegovina, menandai kegagalan ketiga secara beruntun.
Sementara itu, Iran dilaporkan siap mengikuti turnamen. Negara tersebut disebut telah menyatakan kesiapan tampil di Piala Dunia, meski laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sebelumnya, Iran juga menyampaikan akan menentukan keikutsertaan setelah menerima jawaban dari FIFA terkait permintaan pemindahan lokasi pertandingan mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.










