5 Fakta Ruben Onsu Kena Tipu Bisnis Mukena Fiktif, Nomor 4 Bikin Emosi!
JAKARTA, iNews.id – Kabar mengejutkan datang dari presenter ternama Ruben Onsu. Dia diduga menjadi korban penipuan berkedok kerja sama bisnis mukena dengan nilai fantastis mencapai Rp5,5 miliar.
Kasus ini diungkap oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, yang membongkar bagaimana kliennya bisa terjerat dalam skema yang tampak rapi dan meyakinkan. Tawaran bisnis yang datang menjelang Lebaran itu awalnya terlihat sebagai peluang emas.
Namun, seiring berjalannya waktu, proyek yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Hingga akhirnya terungkap bahwa dana miliaran rupiah yang telah disetor diduga tidak pernah digunakan sebagaimana mestinya, sementara pelaku kini menghilang tanpa jejak.
Seperti apa informasi lengkap mengenai kasus ini? Simak fakta-fakta mengejutkan di balik kasus tersebut hanya di artikel ini.
5 Fakta Mengejutkan Ruben Onsu Kena Tipu Bisnis Mukena Fiktif
1. Berawal dari Kenalan, Berujung Petaka
Kasus ini bermula dari perkenalan Ruben dengan terduga pelaku berinisial PS melalui seorang rekan. Momen menjelang Lebaran dimanfaatkan pelaku untuk menawarkan bisnis mukena yang terlihat sangat menjanjikan.
"Karena momentum mau Lebaran, Ruben melihat ini peluang bisnis yang bagus," ujar Minola, belum lama ini.
2. Dijanjikan Proyek Miliaran Rupiah
Pelaku meyakinkan Ruben dengan menawarkan kerja sama produksi mukena skala besar melalui perusahaan bernama PT Venteny Fortuna Indo. Dia juga menunjukkan draf perjanjian kerja sama dengan nilai mencapai Rp5,5 miliar.
3. Dana Diminta Bertahap dengan Banyak Alasan
Setelah kepercayaan terbentuk, pelaku mulai meminta dana secara bertahap. Alasan yang digunakan beragam, mulai dari uang muka produksi hingga biaya operasional.
"Ruben beberapa kali diminta mentransfer uang. Dana itu disebut untuk pembayaran awal produksi hingga biaya entertain mencari pabrik dan bahan berkualitas," ungkap Minola.
4. Uang Miliaran Tak Pernah Sampai ke Pabrik
Fakta ini yang paling mengejutkan. Dana yang sudah ditransfer ternyata tidak pernah digunakan untuk produksi mukena.
"Uang dari Ruben sudah masuk, tapi tidak pernah diturunkan ke pabrik untuk produksi," tegas Minola.
5. Pelaku Menghilang Tanpa Jejak
Setelah semuanya terkuak, pelaku justru sulit dihubungi dan diduga melarikan diri. "Nomornya sudah tidak bisa dihubungi, orangnya seperti menghilang," kata Minola.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran bisnis yang terlihat menggiurkan, meski dibalut dengan skema yang tampak profesional.








