Heboh! Oknum Polisi di Nganjuk Digerebek Bersama Istri Orang di Rumah Kontrakan

Heboh! Oknum Polisi di Nganjuk Digerebek Bersama Istri Orang di Rumah Kontrakan

Nasional | inews | Minggu, 19 April 2026 - 11:23
share

NGANJUK, iNews.id - Peristiwa menghebohkan terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, saat seorang oknum polisi digerebek warga dengan istri orang di sebuah rumah kontrakan. Penggerebekan tersebut dilakukan atas dugaan perselingkuhan dengan perempuan yang merupakan seorang pegawai PPPK Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Nganjuk.

Kejadian ini bermula dari kecurigaan suami terhadap istrinya yang diduga telah berselingkuh sejak lama. Kecurigaan itu akhirnya terjawab setelah adik suami membuntuti sang istri hingga masuk ke rumah kontrakan bersama pria lain.

Tanpa menunggu lama, keluarga dan warga sekitar langsung melakukan penggerebekan.

Warga sempat mengepung rumah kontrakan tersebut yang terletak di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk. Namun, kedua pelaku tidak segera keluar meski sudah didesak warga.

Situasi sempat memanas karena warga terus menunggu di luar rumah. Setelah aparat kepolisian dan provos datang, kedua pelaku akhirnya membuka pintu.

Untuk menghindari amuk massa, oknum polisi berinisial DE dan peremuan AN langsung diamankan. Keduanya kemudian dibawa ke Polres Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan warga, hubungan keduanya diduga sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, rumah kontrakan tersebut disebut telah disewa sejak November 2025 dan sering digunakan keduanya.

Warga juga menyebut keduanya hampir setiap hari datang ke lokasi tersebut.

Keluarga suami AN, Duha mengungkapkan bahwa dugaan perselingkuhan sudah tercium sejak 2 tahun lalu.

"Dia diikuti sama adik suaminya lalu lama-lama masuk rumah ini," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Pascapenggerebekan, keluarga suami berharap oknum polisi tersebut mendapatkan sanksi tegas. Mereka menilai tindakan tersebut telah merusak rumah tangga orang lain.

"Iya benar, anggota Polres Nganjuk tapi gak tahu pangkat dan jabatannya," katanya.

Kasus tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Topik Menarik