Dramatis! Aksi Polisi Kejar Begal Kakak-Adik di Probolinggo, Dikira Tawuran Geng Motor

Dramatis! Aksi Polisi Kejar Begal Kakak-Adik di Probolinggo, Dikira Tawuran Geng Motor

Nasional | inews | Kamis, 16 April 2026 - 18:38
share

PROBOLINGGO, iNews.id – Video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran menegangkan antara petugas kepolisian dengan dua pelaku begal di Kabupaten Probolinggo viral di media sosial. Uniknya, tidak ada warga yang berani membantu petugas karena mengira insiden tersebut adalah tawuran geng motor. 

Meski sempat terjadi perkelahian sengit, anggota Satreskrim Polsek Kraksaan akhirnya berhasil melumpuhkan kedua pelaku yang dikenal sadis tersebut. 

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Penangkapan bermula saat anggota Polsek Kraksaan yang tengah melakukan patroli rutin mencurigai dua orang pengendara motor yang melintas di jalanan sepi pada tengah malam. 

Kecurigaan polisi semakin kuat ketika kedua pria tersebut justru tancap gas saat hendak dimintai keterangan. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan hingga petugas terpaksa meminta bantuan personel lain untuk melakukan pengepungan di beberapa titik jalan. 

"Anggota kami mencurigai gerak-gerik pelaku saat patroli. Saat dihentikan, mereka malah kabur sehingga dilakukan pengejaran dan pengepungan," ujar Kapolsek Kraksaan, Kompol Maskur, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan di lapangan, aksi penangkapan tersebut diwarnai pergulatan antara polisi dan pelaku. Namun, warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa melihat dari kejauhan dan tidak berani mendekat untuk membantu petugas.

Usut punya usut, warga mengira keributan dan aksi kejar-kejaran motor tersebut adalah bentrokan antar-geng motor yang tengah tawuran. Situasi baru terkendali setelah kedua pelaku berhasil dibekuk dan dipastikan merupakan target operasi kepolisian. 

Setelah dilakukan pendalaman, kedua pelaku ternyata merupakan saudara kandung. Sang kakak berinisial H (30) dan adiknya berinisial ZA (19), keduanya merupakan warga Maron, Probolinggo.

Bukan pemain baru, keduanya adalah residivis dalam kasus yang sama. Mereka dikenal sebagai begal sadis yang tidak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan. 

"Keduanya residivis begal dan sangat sadis. Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, senjata tajam jenis celurit dan pisau penghabisan, tang, serta kunci leter T," kata Kompol Maskur.

Topik Menarik