Drone Mata-Mata AS MQ-4C Triton Senilai Rp4 Triliun Ditembak Jatuh Iran
WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengakui kehilangan pesawat drone pengintai MQ-4C Triton dalam perang melawan Iran. Pesawat drone itu memiliki nilai 240 juta dolar AS atau sekitar Rp4,1 triliun.
"9 April 2026 (Lokasi Dirahasiakan-OPSEC) MQ-4C jatuh, tidak ada korban jiwa," bunyi pernyataan Angkatan Laut AS, seperti dikutip Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan dokumen anggaran Angkatan Laut, pesawat drone tersebut memiliki harga antara 238 juta hingga 245 juta dolar AS.
Berdasarkan penghitungan kantor berita Anadolu, AS diperkirakan mengalami kerugian 4,83 miliar dolar AS atau sekitar Rp82 triliun selama sebulan pertama perang melawan Iran.
Disebutkan, AS kehilangan 12 unit drone MQ-9 Reaper karena ditembak jatuh. Laporan intelijen sumber terbuka mengungkap, hancurnya tiga drone lain, sehingga total menjadi 15 unit.
Dengan biaya per unit sekitar 30 juta dolar, maka total kerugian hancurnya drone diperkirakan sekitar 450 juta dolar.
Namun kerugian paling besar adalah hancurnya pesawat-pesawat AS, termasuk pesawat mata-mata E-3G "Sentry" Airborne Warning and Control System (AWACS) senilai 500 juta dolar AS.
Pesawat canggih tersebut hancur akibat serangan Iran di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi, pada 27 Maret lalu.
Selain itu AS kehilangan pesawat tanker bahan bakar KC-135 Stratotanker yang jatuh di Irak, menewaskan enam kru. Tiga pesawat KC-135 lainnya juga hancur dalam serangan di Pangkalan Udara Prince Sultan.
Kemudian pada 24 Maret, drone FPV yang menargetkan bekas pangkalan AS Camp Victory di Irak menghantam helikopter UH-60M Black Hawk senilai sekitar 20 juta dolar AS.
Di Kuwait, tiga jet tempur F-15E Strike Eagle jatuh dalam insiden tembakan salah sasaran melibatkan pertahanan udara Kuwait. Keenam pilot pesawat selamat, namun pesawat mereka hancur, dengan biaya penggantian diperkirakan mencapai 282 juta dolar.
Satu jet tempur siluman F-35 juga terkena tembakan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat. Biaya penggantian diperkirakan mencapai 100 juta dolar.










