Arbeloa Tegas! Real Madrid Tak Butuh Keajaiban untuk Remontada Lawan Bayern Munchen
MADRID, iNews.id - Real Madrid dalam posisi tertinggal jelang laga kontra Bayern Munchen. Namun pelatih Alvaro Arbeloa tetap yakin timnya mampu melakukan comeback di Liga Champions.
Los Blancos harus mengejar defisit agregat 1-2 setelah kalah pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Meski demikian, Arbeloa menilai situasi ini belum sulit bagi tim sebesar Real Madrid.
Dia menegaskan timnya datang ke Allianz Arena dengan kepercayaan diri tinggi. Rekam jejak kuat Real Madrid di kompetisi Eropa menjadi modal utama untuk membalikkan keadaan.
“Pertama-tama, kami adalah Real Madrid. Jika ada tim yang datang ke stadion ini untuk membalikkan keadaan, itu adalah kami. Kami adalah tim yang tidak pernah menyerah, tim dengan 15 Piala Eropa. Kami adalah Madrid dan kami akan kembali dengan lambang kami atau di atasnya," ujarnya dikutip dari Football Espana.
Arbeloa juga menekankan keyakinan yang menyelimuti seluruh elemen klub. Mulai dari pemain, pelatih, hingga suporter, semuanya percaya tim bisa menang.
“Saya tidak tahu berapa banyak tim di dunia yang bisa mengatakan mereka telah memenangkan Piala Eropa 15 kali. Pelatih Real Madrid percaya, para pemain percaya, dan klub percaya. Setiap penggemar yang saya temui beberapa hari terakhir percaya kami akan menang. Semua orang percaya. Kami tahu betapa sulitnya ini; tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, tetapi kami akan memberikan segalanya, dan dengan itu, kami percaya kami akan menang," kata dia.
Tanpa Tchouameni, Arbeloa Siapkan Banyak Opsi
Salah satu tantangan besar Real Madrid adalah absennya Aurelien Tchouameni akibat skorsing. Gelandang tersebut selama ini menjadi pilar penting di lini tengah.
Arbeloa memastikan dia memiliki banyak pilihan pengganti. Nama-nama seperti Eduardo Camavinga, Thiago Pitarch, Dani Ceballos, hingga Federico Valverde siap mengisi posisi tersebut.
“Kami memiliki banyak opsi dan banyak pemain yang bisa bermain di posisi Tchouameni. Camavinga, Thiago, Ceballos, Valverde… Saya tahu susunan sebelas pemain yang akan saya turunkan besok. Mereka memberi saya kepercayaan diri besar. Pemain pengganti harus membantu kami di babak kedua karena ini akan menjadi pertandingan yang sangat panjang dan intens. Saya merasa beruntung memiliki skuad yang saya miliki," ucapnya.
Meski menghadapi lawan tangguh seperti Bayern Munich, Arbeloa menilai timnya tidak membutuhkan keajaiban untuk menang.
“Mereka juga tim hebat, tim yang bisa menatap kami karena sejarah, mentalitas, dan karakter mereka… Kami harus fokus pada diri sendiri, itu yang penting dan yang bisa kami tunjukkan," kata dia.
Dia bahkan menegaskan kemenangan di Jerman bukan hal mustahil bagi Real Madrid.
“Saya tidak melihat kami perlu melakukan keajaiban. Jika kami menang beberapa hari lalu, itu bukan sesuatu yang gila. Kiper mereka adalah pemain terbaik. Kami mampu melakukannya. Tidak ada yang mengenal Real Madrid yang berpikir kemenangan besok adalah keajaiban.”
Arbeloa juga menyoroti pentingnya efektivitas di depan gawang. Dia menilai peluang yang didapat tidak akan sebanyak leg pertama.
“Kami perlu meningkatkan banyak aspek permainan. Penting untuk memanfaatkan peluang; kami tidak akan memiliki sebanyak di leg pertama. Ini soal kepercayaan diri. Kami harus mencetak gol jika ingin menang dan lolos. Kami harus bermain sangat baik besok.”
Kontroversial! Sir Alex Ferguson Sebut Pemain Liverpool yang Lebih Hebat dari Steven Gerrard
Dengan kepercayaan diri tinggi dan sejarah besar di Liga Champions, Real Madrid datang ke Allianz Arena dengan satu misi: membalikkan keadaan dan menjaga asa menuju semifinal.










