Tanggul Sungai Jebol, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Majalaya Bandung
BANDUNG, iNews.id – Ratusan rumah warga di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terendam banjir pada Selasa (14/4/2026) petang. Bencana ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak sore hari.
Derasnya air kiriman dari kawasan hulu membuat debit sungai meningkat drastis hingga tanggul tak kuat menahan beban dan jebol ke arah permukiman.
Air kiriman yang berasal dari kawasan hulu di Kecamatan Ibun nampak mengalir deras memasuki kawasan pemukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai 70 cm atau setinggi paha orang dewasa.
Data sementara menunjukkan sedikitnya 400 Kepala Keluarga (KK) di Desa Bojong terdampak langsung oleh banjir ini. Banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan perabotan rumah tangga karena air datang dengan sangat cepat.
Kondisi di lapangan menunjukkan arus air yang cukup kuat di jalanan desa. Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat melintas harus dibantu oleh warga sekitar agar tidak terseret derasnya arus air.
Beberapa kendaraan roda dua juga tampak mogok di tengah jalan karena mesin terendam air. Arus lalu lintas di Jalan Baru Majalaya sempat lumpuh karena genangan air yang menutupi badan jalan.
"Arus lalu lintas terganggu, kami bersama warga membantu pengendara yang kesulitan melintas," ujar Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, Selasa (14/4/2026).
BPBD Kabupaten Bandung mencatat bahwa jebolnya tanggul di kawasan Majalaya ini bukan kali pertama terjadi. Meski banjir biasanya cepat surut, warga kini mulai bersiap menghadapi masalah lain yang kerap muncul setelah air surut.
"Kami terus berkoordinasi untuk melakukan penanganan darurat di titik tanggul yang jebol," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud.
Hingga Selasa malam, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk membantu evakuasi warga dan memantau kondisi debit air sungai. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan di kawasan hulu masih tergolong tinggi.










