Korban Penganiayaan Polisi Senior di Polda Kepri Ternyata 2 Orang, Ini Motifnya
BATAM, iNews.id – Korban penganiayaan polisi senior di Polda Kepulauan Riau (Kepri) ternyata bukan hanya satu orang. Hasil pemeriksaan yang digelar Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kepri terungkap, tidak hanya Bripda Natanael, korban lain berinisial AP juga menjadi sasaran pemukulan dan tendangan.
“AP hanya mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh,” kata Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, Selasa (14/4/2026).
Dia mengatakan, Bidpropam sudah menetapkan satu tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan Bripda Natanael tewas. Sedangkan tujuh anggota lainnya masih diperiksa atas dugaan penganiayaan.
“Kami akan mengusut kasus ini secara transparan dan tegas. Selain penanganan secara kode etik oleh Bidpropam, kasus ini juga ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terkait tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian,” kata Eddwi.
Motif Penganiayaan
Dia mengungkapkan, motif di balik penganiayaan brutal tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi kekerasan dipicu oleh kekesalan senior karena korban dianggap tidak melaksanakan kegiatan kurvei atau pembersihan lingkungan mess secara bersama-sama.
"Pemicunya karena korban tidak melaksanakan kegiatan kurvei yang diperintahkan, sehingga memicu kemarahan seniornya. Sayangnya, tindakan yang diklaim sebagai 'pembinaan' ini justru berujung maut," ujar Kombes Pol Eddwi.
Hingga Selasa siang, jenazah Bripda Natanael masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian secara medis.










