Ducati Mulai Tertekan! Marc Marquez Sebut Dominasi Aprilia Bukan Kejutan

Ducati Mulai Tertekan! Marc Marquez Sebut Dominasi Aprilia Bukan Kejutan

Olahraga | inews | Selasa, 14 April 2026 - 16:45
share

MADRID, iNews.id - Marc Marquez menilai dominasi Aprilia Racing di awal MotoGP 2026 bukan kejutan karena sudah terlihat sejak akhir musim lalu.

Tim Aprilia Racing langsung tampil mengesankan dengan menguasai papan atas klasemen sementara. Dua pembalapnya, Marco Bezzecchi dan Jorge Martín, menempati posisi satu dan dua.

Bezzecchi tampil luar biasa dengan memenangkan tiga balapan utama secara beruntun di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat. Sementara Jorge Martín meraih kemenangan sprint serta dua podium di balapan utama.

Hasil tersebut membuat Bezzecchi memimpin klasemen dengan 81 poin, unggul empat angka dari Jorge Martín. Konsistensi kedua pembalap menjadi kunci dominasi Aprilia di awal musim.

Tidak hanya di klasemen pembalap, Aprilia juga memimpin klasemen konstruktor dengan 158 poin. Mereka unggul jauh dari Red Bull KTM yang baru mengoleksi 77 poin.


Marquez Tak Terkejut Dominasi Aprilia

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku tidak terkejut dengan performa luar biasa Aprilia. Dia menilai kekuatan tim tersebut sudah terlihat sejak akhir musim lalu dan pramusim.

“Kejutan terbesar? Maksud saya, bagi saya itu bukanlah kejutan sama sekali,” kata Marc Marquez dikutip dari Crash, Senin (13/4/2026).

“Sejak akhir musim lalu dan pramusim, kami sudah memahami, misalnya, Marco sangat cepat, dan Aprilia juga cepat, serta terus berkembang,” ujarnya.

Dominasi Aprilia juga berdampak pada performa Ducati yang belum maksimal. Marc Marquez saat ini masih berada di posisi kelima klasemen sementara dan belum meraih podium.

Sementara itu, pembalap tim satelit Ducati, Fabio Di Giannantonio, menjadi yang terdekat ke tiga besar dengan menempati posisi keempat.


Marquez Masih Beradaptasi

Marc Marquez mengakui dia masih dalam proses adaptasi dengan motor Ducati Desmosedici. Hal ini menjadi salah satu faktor belum optimalnya performa di awal musim.

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu terus berupaya menemukan setelan terbaik untuk bisa bersaing di papan atas. Konsistensi menjadi target utama dalam beberapa seri ke depan.

MotoGP 2026 akan berlanjut ke seri berikutnya di Sirkuit Jerez pada 24-26 April 2026. Balapan ini menjadi momentum penting bagi para pembalap untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Dengan performa yang terus berkembang, persaingan MotoGP musim ini diprediksi semakin ketat, terutama antara Aprilia dan Ducati.

Topik Menarik