Belum Pernah Juara! Jonatan Christie Bidik Gelar Indonesia Open 2026

Belum Pernah Juara! Jonatan Christie Bidik Gelar Indonesia Open 2026

Olahraga | inews | Selasa, 14 April 2026 - 20:16
share

JAKARTA, iNews.id - Jonatan Christie mengakui Indonesia Open masih menjadi target yang belum berhasil dia taklukkan. Turnamen level BWF Super 1000 itu selalu menyisakan ambisi besar dalam perjalanan kariernya sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia.

Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 2-7 Juni. Ajang ini selalu menarik perhatian karena menghadirkan pemain-pemain top dunia yang bersaing di level tertinggi.

Jonatan, yang akrab disapa Jojo, menyambut turnamen tersebut dengan antusias tinggi. Dia menjadikan Indonesia Open sebagai salah satu target utama yang ingin dicapai dalam waktu dekat.

“Ya, pertama pasti ada rasa penasaran itu tersendiri karena Indonesia Open saya belum pernah menjuarai. Itu juga salah satu yang menjadi target pribadi saya,” kata Jonatan dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Ambisi Besar dan Persaingan Makin Ketat

Rasa penasaran itu semakin kuat karena Indonesia Open dikenal sebagai salah satu turnamen paling prestisius di dunia bulu tangkis. Jonatan ingin memanfaatkan kesempatan tahun ini untuk meraih gelar yang selama ini belum berhasil dia dapatkan.

“Karena bagaimanapun juga Indonesia Open adalah salah satu turnamen terbaik di dunia yang saya juga berharap bisa mendapatkan gelarnya. Jadi saya sangat berusaha semaksimal mungkin untuk bisa tampil yang semaksimal dan juga mudah-mudahan bisa mendapatkan gelar tersebut di tahun ini," ujarnya.

Di sisi lain, Jonatan menyoroti perkembangan pesat para pemain tunggal putra dari berbagai negara. Dia melihat persaingan kini semakin merata dan tidak lagi didominasi oleh negara tertentu.

“Lalu yang kedua, memang banyak atlet terutama tunggal putra sekarang yang perkembangannya cukup pesat. Dari beberapa negara mungkin beberapa tahun lalu belum bisa bersaing, tapi saat ini mereka sudah bisa menempatkan beberapa pemainnya di Top 15 bahkan Top 10, itu ada dua sampai tiga gitu," ucapnya.

"Jadi memang perkembangannya sangat-sangat pesat. Mungkin di zaman sekarang juga sport science itu sangat lebih cukup penting. Jadi memang saya rasa hal yang wajar pemain-pemain dari negara-negara tersebut sekarang mulai bisa bersaing," tambah Jonatan.

Meski persaingan makin ketat, Jonatan memilih fokus pada performa diri sendiri. Dia ingin memastikan bisa tampil optimal dalam setiap pertandingan yang dijalani di turnamen tersebut.

"Jadi kembali lagi ke diri kita masing-masing, kita bisa menampilkan semaksimal apa untuk bersaing di kompetisi yang saat ini," urai Jonatan.

Sebagai catatan, Indonesia terakhir kali meraih gelar Indonesia Open pada edisi 2021 melalui pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sejak saat itu, gelar di turnamen tersebut belum kembali ke tangan wakil tuan rumah.

Dengan kondisi tersebut, tekanan sekaligus peluang terbuka lebar bagi Jonatan Christie. Indonesia Open 2026 menjadi momentum penting bagi dia untuk mengakhiri penantian panjang dan menjawab ambisi yang belum terwujud.

Topik Menarik