Cek Kesehatan Mandiri Jadi Tren di Masyarakat, Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id — Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum jatuh sakit kini semakin meningkat. Tren preventive healthcare atau pencegahan penyakit mulai menjadi pilihan utama, seiring perubahan gaya hidup dan kemudahan akses teknologi kesehatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat tak lagi hanya mengandalkan pengobatan saat sakit, tetapi mulai aktif memantau kondisi tubuh secara rutin. Pemeriksaan seperti tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga asam urat menjadi indikator penting untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Perubahan ini juga dipicu oleh meningkatnya pemahaman bahwa banyak penyakit kronis berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Tanpa pemantauan rutin, kondisi tersebut kerap baru terdeteksi saat sudah memasuki tahap lebih serius.
Di sisi lain, keterbatasan waktu, akses fasilitas kesehatan, hingga kekhawatiran untuk datang langsung ke layanan medis membuat sebagian masyarakat mencari alternatif yang lebih praktis. Hal ini mendorong hadirnya berbagai inovasi yang memungkinkan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara mandiri di rumah.
Salah satu inovasi yang mulai diperkenalkan adalah DiViLab, perangkat pemeriksaan kesehatan mandiri yang dirancang sebagai solusi terintegrasi. Apa itu DiViLab?
Menurut informasi dari Darya-Varia, alat DiViLab memungkinkan pengguna melakukan beberapa jenis pemeriksaan sekaligus dalam satu sistem, mulai dari pengukuran tekanan darah hingga pengecekan GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid).
"DiViLab hadir dalam dua varian, yakni Optima 4-in-1 yang menggabungkan pengukuran tekanan darah dan GCU, serta versi 3-in-1 yang berfokus pada pemeriksaan GCU," ungkap laporan kesehatan tersebut, dikutip Kamis (9/4/2026).
Kehadiran perangkat multifungsi ini dinilai dapat mempermudah masyarakat dalam memantau kondisi kesehatan secara rutin tanpa harus berpindah alat.
Tak hanya itu, teknologi yang digunakan juga telah mengadopsi sistem berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI). Dengan dukungan teknologi ini, hasil pemeriksaan dapat terintegrasi secara digital, sehingga membantu pengguna memahami kondisi kesehatannya secara lebih menyeluruh dan akurat.
Presiden Direktur Darya-Varia, dr Ian Kloer, menilai bahwa pendekatan kesehatan berbasis pencegahan menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang lebih sehat secara berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu masyarakat lebih proaktif dalam memahami kondisi kesehatannya.
"Melalui berbagai inisiatif yang dijalankan, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun budaya hidup sehat di masyarakat, sejalan dengan misi kami untuk membangun Indonesia yang lebih sehat, bagi setiap orang di setiap waktu," kata dr Ian.
"Kami percaya bahwa pemahaman yang tepat akan membantu masyarakat menjalani gaya hidup sehat secara lebih bijak, aman, dan berkelanjutan," tambahnya.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, inovasi di bidang kesehatan kini semakin mengarah pada solusi yang terintegrasi. Perangkat pemeriksaan multifungsi berbasis teknologi digital menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang praktis dan mudah diakses.
Pendekatan ini dinilai mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dari yang semula reaktif menjadi lebih proaktif terhadap kesehatan. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan kesadaran untuk melakukan deteksi dini dapat terus meningkat.










