Ngeri! Paku hingga Koin Ditemukan dalam Tubuh Remaja asal Jember, kok Bisa?
JEMBER, iNews.id - Kasus mengejutkan terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Seorang remaja bernama Mohamad Vemas Agung ditemukan memiliki sejumlah benda asing seperti paku, koin, dan kawat dalam tubuhnya.
Temuan tersebut terungkap setelah petugas UPT Liposos Jember melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Vemas yang sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kejiwaan.
Kepala UPT Liposos Jember, Roni Effendi, mengatakan pihaknya mengevakuasi korban berdasarkan laporan dari keluarga.
"Kami mengevakuasi saudara Mohamad Vemas atas dasar laporan kakaknya. Kami juga lakukan perekaman e-KTP dan saat dicek ronsen ditemukan benda asing dalam tubuhnya seperti dua buah paku, koin dan kawat," ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Roni menjelaskan, dari keterangan keluarga, Vemas diketahui sering mengonsumsi benda-benda tidak lazim.
"Keluarga mengakui saudara Vemas ini sering mengonsumi benda tak lazim. Jadi saat kelas 2 SMP pernah mengalami kecelakaan, mungkin ada benturan di bagian kepala sehingga saat ini menjadi seperti itu," ucapnya.
Sebelumnya, Vemas sempat dipasung oleh keluarganya karena kondisi kejiwaannya yang tidak stabil dan kerap membuat resah lingkungan.
Petugas Liposos kemudian melakukan pendekatan hingga akhirnya keluarga bersedia merujuk Vemas ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Malang untuk mendapatkan penanganan medis.
Hasil rontgen yang dilakukan di RSJ Malang menunjukkan adanya sejumlah benda asing di dalam tubuh korban, termasuk paku, kawat, dan koin logam. Temuan tersebut membuat petugas terkejut karena jumlah dan jenis benda yang berada di dalam tubuh korban cukup berbahaya.
"Rekomendasinya pembersihan tubuh," katanya.
Atas persetujuan keluarga, Vemas dijadwalkan menjalani operasi untuk mengeluarkan benda-benda tersebut guna mencegah risiko kesehatan yang lebih serius.
Diketahui, sejak kecil kondisi Vemas normal. Namun setelah mengalami kecelakaan saat masih SMP, kondisi mentalnya berubah dan diduga mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini, proses penanganan medis dan pemulihan kondisi korban terus dilakukan oleh pihak terkait.










