BAC 2026 Gempar: Jafar/Felisha Takluk dari Lawan Rangking 147 Dunia
NINGBO, iNews.id - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu, secara mengejutkan kalah dari Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong asal Korea Selatan di babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Pasangan ranking 10 dunia ini tumbang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-23, 22-20, 10-21.
Pertandingan berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Kamis (9/4/2026) pagi WIB. Jafar/Felisha memulai gim pertama dengan performa impresif, unggul 6-4 dan mencapai interval pertama dengan skor 11-7.
Namun fokus mereka buyar setelah jeda interval, dan Kim/Jang mampu menyamakan skor menjadi 14-14. Jafar/Felisha sempat memimpin 20-16, namun pasangan Korea Selatan mencetak empat poin beruntun dan menutup gim pertama dengan kemenangan 23-21.
Gim kedua, Jafar/Felisha kembali tertinggal sejak awal dengan skor 2-7. Pasangan Indonesia perlahan mengejar hingga menyamakan skor 9-9, namun masih tertinggal 9-11 di interval. Kejar-kejaran angka berlanjut dan mereka akhirnya merebut gim kedua dengan skor 22-20.
Sayangnya, gim ketiga menjadi mimpi buruk bagi Jafar/Felisha. Mereka tertinggal 2-6 sejak awal dan 7-11 di interval. Setelah jeda, jarak semakin melebar menjadi 10-17, sebelum akhirnya kalah telak 10-21 dari Kim/Jang.
Kekalahan ini menjadi salah satu kejutan terbesar BAC 2026, mengingat perbedaan ranking yang signifikan antara kedua pasangan. Jafar/Felisha ranking 10 dunia, sementara Kim/Jang hanya ranking 147 dunia.
Hasil ini menghentikan langkah ganda campuran nomor satu Pelatnas Cipayung di babak 16 besar dan mencegah mereka melaju ke perempat final.
Meski sempat menunjukkan kemampuan luar biasa di gim kedua, Jafar/Felisha gagal mempertahankan momentum, terutama saat gim penentu. Kekalahan ini menunjukkan bahwa dalam turnamen bereputasi tinggi, tidak ada lawan yang bisa diremehkan.
Pasangan Korea Selatan, Kim/Jang, berhasil memanfaatkan setiap peluang dan mengeksekusi permainan dengan strategi matang, sehingga mampu mencetak kejutan besar dan melaju ke babak berikutnya, meninggalkan ganda campuran Indonesia dengan pelajaran berharga dari BAC 2026.










