Ubed Sebut Keputusan Wasit Bikin Goyah dan Akhirnya Tersingkir di BAC 2026

Ubed Sebut Keputusan Wasit Bikin Goyah dan Akhirnya Tersingkir di BAC 2026

Olahraga | inews | Rabu, 8 April 2026 - 21:19
share

NINGBO, iNews.id – Moh Zaki Ubaidillah mengakui keputusan wasit menjadi salah satu momen yang membuat dia goyah saat tersingkir di Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

Ubed – sapaannya – kalah dari wakil Jepang, Koki Watanabe, dalam pertandingan babak 32 besar dengan skor 21-15, 14-21, dan 18-21 di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Rabu (8/4/2026).

Dia tampil cukup baik di sepanjang laga dan mampu memberikan perlawanan ketat. Ubed bahkan berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-15.

“Alhamdulillah permainan tadi cukup baik dan saya bisa mengimbangi lawan. Di game kedua saya kalah cepat, lawan lebih mengontrol permainan dan di situ saya kaget,” ujarnya, dikutip dari rilis PBSI.

Memasuki gim kedua, Ubed kehilangan ritme permainan. Lawan mampu mengendalikan tempo sehingga dia harus menyerah 14-21.

Pertandingan berlanjut ke gim ketiga yang berlangsung ketat. Kedua pemain saling kejar poin dan sempat bergantian memimpin.


Momen Krusial di Gim Penentuan

Ubed sempat unggul di gim ketiga sebelum terjadi momen yang memengaruhi jalannya pertandingan. Dia menyoroti keputusan wasit terkait bola yang dinilai keluar.

“Di game ketiga sempat kejar-kejaran dan sempat unggul juga. Tadi ada kesalahan sedikit antara bola keluar dan masuk, wasit mengoreksi menjadi keluar padahal kelihatan masuk. Mungkin dari situ saya agak goyah,” katanya.

Setelah momen tersebut, fokus Ubed sedikit terganggu. Lawan memanfaatkan situasi untuk menekan di poin-poin akhir.

Dia juga mengakui kekuatan mental lawan menjadi faktor penting dalam hasil pertandingan. Koki Watanabe tetap tampil konsisten meski sempat tertekan.

“Keunggulan lawan dia punya rasa tidak mau kalah yang bagus padahal di game pertama dan ketiga dia sudah goyah,” ujarnya.

Ubed menilai pertandingan ini memberi pelajaran penting untuk perkembangan ke depan. Dia akan melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik di turnamen berikutnya.

“Ini jadi pelajaran berharga buat saya untuk evaluasi lagi ke depannya,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat langkah Ubed terhenti di babak 32 besar BAC 2026. Meski demikian, performanya yang kompetitif menjadi modal berharga untuk meningkatkan kualitas permainan di level internasional.

Topik Menarik