Tito Prediksi Pemulihan Pascabencana Sumatra Rampung dalam 3 Tahun
JAKARTA, iNews.id - Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian memprediksi program pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat rampung dalam tiga tahun. Dia menilai, pihaknya dapat menuntaskan segala persoalan dalam kurun waktu tersebut.
“Kita melihat dari problema-problema atau masalah-masalah yang masih ada, yang perlu dipermanenkan, sungai, dan lain-lain, itu memerlukan waktu lebih kurang 3 tahun. Jadi inilah program pemulihan untuk masa diperkirakan, kalau kita estimasi, 3 tahun,” kata Tito dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Tito menambahkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah membuat rencana induk (renduk) untuk tiga tahun ke depan. Adapun, pihaknya akan meninjau dan menetapkan prioritas pemulihan dari renduk yang telah dibuat.
Tito menyebut, persoalan mendasar seperti hunian tetap hingga jalan-jalan utama ditargetkan selesai pada tahun ini.
“Yang masih bisa dikerjakan sabar dikit di tahun 2027, 2028 ya kita kerjakan, sambil kira komunikasikan dengan pemda,” tuturnya.
Pria yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tersebut meminta pemerintah daerah (pemda) turut berkontribusi untuk pemulihan di wilayah masing-masing. Apalagi, kata dia, transfer ke daerah (TKD) untuk wilayah terdampak bencana telah dicairkan.
“Pemda sendiri kita minta juga bekerja, karena Pak Presiden telah memberikan TKD untuk seluruh kab/kota di tiga provinsi itu sebanyak Rp10,6 triliun. Saya sudah buat edaran penggunaannya untuk penanganan percepatan penanggulangan bencana. Jadi, pusat main, satgas juga main, KL KL lain, pemda juga bergerak. Nanti ditangani,” ucapnya.










