Prabowo Panggil Menteri Perumahan hingga Dirut KAI, Bahas Hunian Warga Pinggir Rel

Prabowo Panggil Menteri Perumahan hingga Dirut KAI, Bahas Hunian Warga Pinggir Rel

Terkini | inews | Senin, 6 April 2026 - 14:49
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat terkait untuk menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/4/2026). Ratas membahas rencana penyediaan hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api, khususnya di Senen, Jakarta Pusat.

Tampak hadir Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Dirut PT Pindad Sigit P Santoso, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo ke kawasan permukiman padat di bantaran rel pada Maret 2026. Pemerintah berkomitmen menata kawasan tersebut sekaligus menyediakan hunian yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan, negara harus hadir secara tegas dalam mengelola aset-asetnya, terutama yang selama ini dikuasai pihak lain tanpa pemanfaatan optimal.

“Kita tahu negara ini adalah negara hukum. Jadi tanah negara harus digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat. Jangan ragu-ragu,” ujar Maruarar kepada awak media.

Dia mengungkapkan, pemerintah telah meninjau langsung sejumlah lokasi strategis, seperti di Tanah Abang dan Bandung, termasuk bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan banyak lahan negara yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan.

“Banyak sekali tanah negara yang dikuasai pihak lain dan akan kita kuasai kembali untuk kepentingan rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah,” katanya.

Menurut Maruarar, pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis, termasuk rencana groundbreaking proyek perumahan di Bandung dalam waktu dekat. Proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemanfaatan lahan negara untuk penyediaan hunian.

Dia juga menyoroti banyak lahan strategis tersebut berada di kawasan bantaran rel kereta api, selain di kota-kota besar lain.

“Iya, di banyak tempat. Tanah Abang strategis, Bandung strategis, Medan juga strategis. Kita gunakan untuk kepentingan rakyat. Negara harus hadir,” katanya.

Topik Menarik