5 Fakta Mengejutkan Konflik Rachel Vennya Vs Okin soal Rumah, Nomor 4 Paling Viral!
JAKARTA, iNews.id – Konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al-Hakim alias Okin, kembali jadi sorotan publik. Kali ini, perseteruan keduanya dipicu polemik rumah yang diduga diperuntukkan bagi anak mereka, Xabiru Oshe Al Hakim.
Isu ini langsung menyita perhatian warganet setelah Rachel Vennya mengungkap kekecewaannya di media sosial. Tak sedikit yang ikut bersimpati, namun ada pula yang mempertanyakan sisi hukum dari konflik tersebut.
Agar jelas perkaranya, berikut lima fakta mengejutkan di balik konflik panas ini. Simak seluruh informasinya hanya di artikel ini.
5 Fakta Mengejutkan Konflik Rachel Vennya dan Okin Perkara Rumah untuk Anak
1. Rumah Disebut sebagai Hak Anak
Rumah yang menjadi sumber konflik disebut Rachel sebagai rumah untuk anak mereka. Ia menganggap properti tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Okin sebagai ayah, bukan sekadar aset biasa yang bisa diperjualbelikan.
2. Tak Ada Perjanjian Resmi
Meski ada kesepakatan secara lisan, Rachel mengungkap bahwa tidak pernah ada perjanjian tertulis terkait rumah tersebut. Artinya, secara hukum, kepemilikan rumah masih berada di tangan Okin dan berpotensi untuk dijual kapan saja.
3. Rachel Sudah Keluar Biaya Renovasi
Fakta lain yang bikin publik terkejut, Rachel mengaku telah mengeluarkan biaya tak sedikit untuk merenovasi rumah tersebut karena sebelumnya tidak layak huni. Hal ini yang membuatnya merasa memiliki keterikatan lebih terhadap rumah itu.
4. Aktivitas Misterius Terekam CCTV, Viral di Medsos!
Inilah yang paling menyita perhatian. Konflik memanas setelah Rachel mendapati adanya orang tak dikenal datang ke rumah dan melakukan pengukuran.
Ia bahkan membagikan rekaman CCTV yang menunjukkan aktivitas tersebut ke publik. Dugaan pun menguat bahwa rumah itu tengah dipersiapkan untuk dijual, tanpa sepengetahuan dirinya.
5. Konflik Melebar, Keluarga Ikut Turun Tangan
Tak berhenti di situ, polemik ini semakin panas setelah keluarga dari kedua belah pihak ikut memberikan komentar di media sosial. Situasi pun berubah dari sekadar persoalan properti menjadi konflik keluarga yang terbuka di ruang publik.
Hingga kini, belum ada titik temu dari kedua belah pihak terkait polemik rumah tersebut. Meski Rachel sempat mengaku ikhlas jika rumah itu benar-benar dijual, kekecewaan tetap tak bisa disembunyikan.










