Daftar Jenis Vaksin Penting yang Dibutuhkan Orang Dewasa, Nomor 1 Influenza

Daftar Jenis Vaksin Penting yang Dibutuhkan Orang Dewasa, Nomor 1 Influenza

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 5 April 2026 - 06:10
share

JAKARTA – Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga membutuhkan vaksinasi untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit serius. Pemberian vaksin pada orang dewasa umumnya disesuaikan dengan usia, pekerjaan, gaya hidup, hingga rencana perjalanan ke daerah tertentu.

Mengacu pada rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, berikut jenis vaksin penting yang sebaiknya dimiliki orang dewasa:

Daftar Vaksin Penting untuk Orang Dewasa

1. Vaksin Influenza

Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang mudah menular. Virus ini sering bermutasi, sehingga vaksinasi perlu dilakukan setiap tahun.

Vaksin ini dapat mengurangi risiko terkena flu hingga setengahnya, serta menekan gejala berat jika tetap terinfeksi. Ibu hamil juga dianjurkan mendapatkan vaksin ini.

2. Vaksin Tdap/TD

Vaksin ini melindungi dari:

Tetanus

Difteri

Pertusis

Vaksin diberikan setiap 10 tahun sekali atau pada setiap kehamilan untuk mencegah penularan ke bayi.

3. Vaksin Varisela (Cacar Air)

Disebabkan oleh virus varisela zoster, Cacar air bisa menyerang orang dewasa dengan gejala lebih berat.

Bagi yang belum pernah terkena atau divaksin, dianjurkan vaksin sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 28 hari.

4. Vaksin MMR

Melindungi dari:

Campak

Gondongan

Rubella

Vaksin ini sangat penting terutama bagi wanita yang merencanakan kehamilan untuk mencegah risiko pada janin. Diberikan sebanyak 2 dosis.

5. Vaksin Pneumokokus

Infeksi bakteri pneumokokus dapat menyebabkan penyakit serius seperti:

Pneumonia

Meningitis

Terdapat dua jenis vaksin:

PCV13 (1 kali seumur hidup)

PPSV23 (dapat diberikan mulai usia 19 tahun)

6. Vaksin Meningitis

Vaksin ini melindungi dari infeksi bakteri penyebab Meningitis.

Biasanya diwajibkan bagi:

Jamaah umrah dan haji

Pelaku perjalanan ke wilayah berisiko tinggi

Diberikan dalam 1 dosis.

7. Vaksin Hepatitis A dan B

Hepatitis dapat menyebabkan kerusakan hati serius.

Hepatitis A: 2 dosis (jarak 6 bulan)

Hepatitis B: 3 dosis (0, 1, 6 bulan)

Direkomendasikan untuk tenaga kesehatan, individu aktif secara seksual, dan mereka dengan risiko tinggi.

8. Vaksin Tifoid

Demam tifoid masih cukup tinggi di Indonesia.

Vaksin diberikan setiap 3 tahun sekali, terutama bagi mereka yang sering terpapar risiko sanitasi buruk.

9. Vaksin Polio

Polio dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.

Orang dewasa tetap perlu vaksin jika:

Belum pernah divaksin

Akan bepergian ke daerah berisiko

Topik Menarik