Instruksi Prabowo, Pemerintah Mulai Bangun Hunian untuk Warga Pinggir Rel Senen

Instruksi Prabowo, Pemerintah Mulai Bangun Hunian untuk Warga Pinggir Rel Senen

Berita Utama | inews | Jum'at, 3 April 2026 - 08:18
share

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai membangun hunian untuk warga pinggir rel di sekitar Stasiun Pasar Senen. Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan, sebanyak 324 hunian dibangun untuk warga yang sebelumnya terdata oleh pemerintah. 

"Kemarin kita rapat dengan Pak Dony (Dony Oskaria) di Gedung BP BUMN sebagai Kepala Badannya, kemudian juga bersama BUMN yang memiliki tanah ini, yaitu Angkasa Pura. Hari ini (2/4/2026) saya senang sekali melihat kesiapan yang sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai clearing (pembukaan lahan)," ujarnya dalam pernyataan resmi, dikutip Jumat (3/4/2026).

Menteri PKP menjelaskan, hunian tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.

“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Jadi ini merupakan kerja sama yang baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maruarar menyampaikan upaya relokasi warga bantaran rel tidak hanya dilakukan di Senen, tetapi juga akan dilanjutkan di sejumlah lokasi lain. Dirinya bersama Kepala BP BUMN akan meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Tanah Abang dan Kampung Bandan pada Minggu mendatang.

Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan, proses pembangunan hunian telah dimulai sesuai komitmen yang disampaikan sebelumnya. Sejumlah BUMN konstruksi telah diturunkan untuk mempercepat pembangunan.

“Hari ini sesuai janji kami kemarin, kita mulai proses pembangunan hunian. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja. Kurang lebih 470 orang kita turunkan di lokasi ini. Target penyelesaian kita tanggal 15 Juni 2026 dan bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Dony Oskaria.

Dony juga menegaskan, hunian yang dibangun merupakan hunian tapak, bukan rumah susun, sehingga diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menindaklanjuti kondisi warga yang tinggal di pinggir rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat. Usai melakukan blusukan dan menyapa langsung masyarakat pada Kamis (26/3/2026), Kepala Negara menginstruksikan pembangunan hunian layak untuk warga.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden Prabowo langsung menghubungi jajaran terkait untuk mempercepat penanganan tersebut. 

“Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2026).

Menurut Seskab Teddy, arahan tersebut segera ditindaklanjuti. Pemerintah memastikan proses awal pembangunan hunian baru langsung berjalan tanpa menunggu waktu lama.

Topik Menarik