Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang Lawan Iran, Ada Apa?
WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengumumkan pengunduran diri Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy A George. Disebutkan, George akan pensiun lebih awal dari jabatannya.
Dalam pernyataan singkat, Pentagon menyampaikan apresiasi atas pengabdian George selama puluhan tahun terhadap militer AS.
"(Pentagon) Berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada negara ini. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa pensiunnya," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (3/4/2026).
Sebelumnya, CBS News melaporkan George mundur atas paksaan dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Mengutip keterangan sumber pejabat yang mengetahui keputusan tersebut, Hegseth menginginkan kapala staf angkatan darat AS yang menerapkan visi Presiden Donald Trump.
George mulai bertugas sebagai kepala staf Angkatan Darat AS pada 21 September 2023. Jabatan itu biasanya dipegang selama 4 tahun.
Pada 2021-2022 di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden, George menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan saat itu, Lloyd Austin.
Selama menjabat Hegseth diletahui telah memecat belasan perwira senior, di antaranya Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal James Slife, dan kepala Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Jeffrey Kruse.










