Ditinggal Suami, Istri tewas Tenggelam di Sungai Gondel Blora

Ditinggal Suami, Istri tewas Tenggelam di Sungai Gondel Blora

Nasional | inews | Kamis, 2 April 2026 - 19:35
share

BLORA, iNews.id - Rakinem (51) warga Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hilang tenggelam di Sungai Gondel. Dia ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian usai sempat dilaporkan terbawa arus, Kamis (2/4/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (1/4/2026) pukul 11.00 WIB. Saat itu korban diketahui pergi ke pinggir sungai bersama suaminya yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah.

Mereka awalnya hendak buang air di sungai tersebut. Namun, sang suami memutuskan kembali ke rumah dan meninggalkan korban karena menyadari kompor masih dalam keadaan menyala.

“Si suami memutuskan kembali ke rumah untuk mematikan kompor karena kondisinya masih menyala. Namun saat kembali ke sungai, dia tidak mendapati lagi istrinya,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Budiono dikutip dari iNews Semarang, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya di lokasi, suami korban hanya menemukan bekas pijakan kaki di bibir sungai. Diduga korban terpeleset lalu jatuh ke sungai dan terseret arus.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak desa hingga diteruskan ke Basarnas Unit Siaga SAR Rembang. Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian sejak hari pertama.

Proses pencarian sempat terkendala kondisi aliran sungai yang dipenuhi bambu serta kedalaman air yang tidak menentu. Hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.

Memasuki hari kedua, Kamis (2/4/2026), pencarian kembali dilanjutkan. Tim SAR menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta pencarian manual di sepanjang bantaran sungai. Akhirnya sekitar pukul 11.50 WIB, korban berhasil ditemukan. Namun kondisi korban sudah meninggal dunia.

“Siang tadi Tim berhasil menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, ditemukan 1 kilometer dari lokasi awal kejadian ditemukan dan langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Budiono.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka. Operasi SAR pun resmi dihentikan.

“Terima kasih atas seluruh unsur SAR yang terlibat sehingga korban segera ditemukan. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ini resmi kami tutup,” ujarnya.

Topik Menarik