Suasana Rumah Duka Sertu M Nur Ichwan di Magelang, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Suasana Rumah Duka Sertu M Nur Ichwan di Magelang, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Terkini | inews | Selasa, 31 Maret 2026 - 13:41
share

MAGELANG, iNews.id - Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga besar prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Sertu Muhammad Nur Ichwan, di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026). Rumah duka dipenuhi pelayat yang datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.

Karangan bunga ucapan belasungkawa tampak berjajar di depan rumah almarhum. Warga sekitar dan kerabat terus berdatangan untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.

Istri almarhum, Hana Dita Anjani, mengungkapkan momen terakhir bersama suaminya sebelum kabar duka tersebut. Dia menyebut sempat berkomunikasi melalui pesan singkat sehari sebelum kejadian.

"Firasat itu nggak, karena saya selalu berpikir positif untuk suami saya. Tapi suami saya kemarin, malam sebelum kejadian ini, sempat kirim pesan panjang ucapan terima kasih menjadi istri, menjadi ibu, mungkin itu aja," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Dia juga mengenang suaminya sebagai sosok yang baik dan penuh perhatian terhadap keluarga.

"Suami saya berdinas sejak 2019. Terakhir datang waktu saya lahiran anak pertama Agustus 2025," katanya.

Menurut dia, almarhum dikenal sebagai pribadi yang penyayang dan bertanggung jawab. Rencananya, Sertu Muhammad Nur Ichwan akan menyelesaikan tugas di Lebanon pada Mei mendatang setelah satu tahun bertugas.

Prajurit TNI gugur di Lebanon ini meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih berusia 7 bulan. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi keluarga.

Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan bagian dari Satgas Kontingen Garuda UNIFIL. Dia gugur saat menjalankan tugas di tengah meningkatnya konflik di Lebanon selatan.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyebut dua prajurit TNI gugur dalam insiden tersebut.

“Gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,” ucap Aulia.

Dia menjelaskan, insiden terjadi saat tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL melaksanakan pengawalan konvoi di wilayah tugas.

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI,” tuturnya.

Selain korban meninggal, dua prajurit lainnya mengalami luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.

TNI memastikan terus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap penugasan. Investigasi terkait insiden tersebut juga masih dilakukan oleh pihak UNIFIL.

Topik Menarik