Bahlil Isyaratkan Harga BBM Subsidi Tak Naik: Presiden Punya Hati Perhatikan Rakyat Kecil

Bahlil Isyaratkan Harga BBM Subsidi Tak Naik: Presiden Punya Hati Perhatikan Rakyat Kecil

Terkini | inews | Selasa, 31 Maret 2026 - 00:10
share

TOKYO, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia. Bahlil memastikan harga BBM subsidi masih tetap stabil.

Diketahui, harga BBM subsidi saat ini masih berada di level Rp10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp6.800 per liter untuk solar.

"Oh di dalam negeri masih stabil. Insya Allah atas arahan Bapak Presiden untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang, saya pikir Bapak Presiden punya hatilah untuk memperhatikan rakyat kecil," ujar Bahlil di sela mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Jepang, Senin (30/3/2026).

Namun demikian, Bahlil menegaskan keputusan akhir akan ditentukan langsung oleh Presiden Prabowo. 

"Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara," kata Bahlil.

Dia juga menambahkan, Presiden terus mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan negara dan kondisi masyarakat.

"Bapak Presiden kita ini kan tiap hari memikirkan tentang bagaimana pembangunan negara tapi juga bagaimana memperhatikan kebutuhan dan kondisi masyarakat kita di bawah," kata Bahlil.

Sementara terkait wacana kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 April, Bahlil menjelaskan mekanisme penentuan harga BBM telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM tahun 2022.

"Gini. Di Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri. Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar," katanya.

Dia menegaskan bahwa BBM industri, seperti bensin dengan RON 95 dan 98, memang diperuntukkan bagi masyarakat mampu dan mengikuti harga pasar tanpa intervensi pemerintah.

Topik Menarik