Dibantai 4 Gol, Pelatih Saint Kitts Puji Timnas Indonesia dan Suporter SUGBK
JAKARTA, iNews.id – Pelatih Timnas Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, mengungkap penyebab kekalahan telak pasukannya dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Timnya harus menyerah 0-4 dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam. Empat gol Indonesia dicetak Beckham Putra menit ke-15 dan 25, Ole Romeny menit ke-53, serta Mauro Zijlstra menit ke-75.
Serrano menilai anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik di awal pertandingan. Dia melihat timnya mampu bermain terorganisir saat menghadapi tekanan dari Timnas Indonesia.
“Berbicara tentang pertandingan, saya rasa sebelum gol tercipta, kami tampil sangat terorganisir saat menghadapi tim yang sangat kuat. Para pemain kami memahami model permainan dan taktik yang diterapkan,” kata Serrano dalam jumpa pers usai laga.
Dia juga menyoroti peluang emas yang didapat timnya di awal laga. Menurut dia, situasi pertandingan bisa berubah jika peluang tersebut berbuah gol.
DPR RI Desak Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing Dijatuhi Hukuman Maksimal
“Di awal laga, kami bahkan memiliki peluang pertama. Menurut saya, jika kami berhasil mencetak gol saat itu, jalannya pertandingan bisa sedikit berbeda. Namun tentu saja, Indonesia memiliki tim yang sangat bagus,” ujar dia.
Fokus Menurun Jadi Titik Balik Kekalahan
Serrano menjelaskan timnya mulai kehilangan fokus setelah gol pertama Indonesia. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Garuda untuk memperlebar keunggulan.
Dia menyoroti dua gol awal Indonesia berasal dari kesalahan yang sama di lini belakang. Hal itu membuat organisasi permainan timnya terganggu.
“Dua gol pertama mereka berasal dari kesalahan yang sama. Kami sedikit kehilangan organisasi di lini belakang, lalu para pemain mereka melakukan aksi yang sangat baik dengan memanfaatkan ruang tersebut,” kata dia.
Meski begitu, Serrano menilai timnya tampil lebih baik setelah turun minum. Dia merasa ada perubahan dalam permainan meski tetap kebobolan di babak kedua.
“Kami kemudian memperbaikinya saat jeda, dan saya percaya pertandingan berjalan berbeda setelah itu,” ujar dia.
Atmosfer SUGBK Bikin Kagum
Di luar hasil pertandingan, Serrano mengaku terkesan dengan atmosfer di SUGBK. Dia memuji sambutan hangat dari suporter Indonesia selama pertandingan.
“Saya ingin mengatakan sekali lagi bahwa ini adalah negara yang indah, dengan para penggemar yang luar biasa. Meskipun stadion tidak penuh, kami tetap bisa merasakan gairah dan keramahan mereka,” kata dia.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas sambutan tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas sambutannya,” pungkas dia.
Kekalahan ini membuat Saint Kitts and Nevis gagal melaju ke final FIFA Series 2026. Mereka selanjutnya akan menghadapi Kepulauan Solomon dalam perebutan tempat ketiga di SUGBK, Senin (30/3/2026) sore. Sementara Timnas Indonesia akan melawan Bulgaria di partai final pada Senin malam.










