Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas Dibunuh Eks Suami Siri, Pelaku WN Irak!

Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas Dibunuh Eks Suami Siri, Pelaku WN Irak!

Terkini | inews | Senin, 23 Maret 2026 - 04:06
share

JAKARTA, iNews.id - Cucu seniman Betawi Mpok Nori, Dwintha Anggary (37) ditemukan tewas di kontrakan kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3/2026). Korban diduga dibunuh mantan suami sirinya yang merupakan warga negara (WN) Irak, Fuad.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi menjelaskan jasad korban ditemukan pertama kali oleh ibunya berinisial B pada pukul 04.30 WIB. B semula mendapati kontrakan korban terkunci.

“Kemudian melihat pintu kontrakan terkunci dari dalam rumah,” ujar Ressa dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Saat itu, kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu rumah. Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi darah sudah mengering.

“Kemudian, melihat DA sudah meninggal dunia di lantai dengan kondisi darah sudah mengering di lantai dan kasur terdapat darah mengering," ujar dia.

Dari keterangan saksi, lanjut dia, satu kunci rumah korban dipegang oleh Fuad.

“Untuk kunci rumah ada 2 yang di pegang oleh DA dan F,” ungkapnya.

Dia menambahkan, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara. Hasilnya, ditemukan luka sayatan di leher korban.

“KA SPK, Iden Polres Metro Jaktim, serta Piket Reskrim pada pukul 05.30 WIB, datang ke TKP. Hasil sementara terdapat luka sayatan di leher,” jelasnya.

Pelaku Ditangkap

Fuad pun ditangkap saat menumpangi bus menuju Sumatra di Tol Tangerang-Merak KM 68 Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten pada Sabtu pukul 12.49 WIB.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan Fuad ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP. Dia mengatakan F telah dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

"Tersangka telah dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Motif Terungkap

Kapolres Metro Jaktim Kombes Alfian Nurrizal sebelumnya mengungkap motif F tega menghabisi nyawa korban. Alfian mengatakan korban mengajak pisah namun F menolak.

"Korban ingin pisah hubungannya dengan tersangka, namun tersangka tidak mau," ujar Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).

Dia mengatakan korban dibunuh pada Kamis (19/3/2026) malam.

"Pembunuhan dilakukan sekitar Kamis malam dan diketahui pada Sabtu pagi," ucap Alfian.

Topik Menarik