Francesco Bagnaia Beri Sinyal Tinggalkan Ducati, Masa Depannya di MotoGP 2027 Jadi Sorotan

Francesco Bagnaia Beri Sinyal Tinggalkan Ducati, Masa Depannya di MotoGP 2027 Jadi Sorotan

Olahraga | inews | Selasa, 17 Maret 2026 - 07:35
share

ROMA, iNews.id – Francesco Bagnaia memberi sinyal meninggalkan Ducati Lenovo di tengah ketidakpastian masa depannya di MotoGP. Pembalap asal Italia itu mengakui situasi kariernya bisa berubah setelah musim yang sulit bersama tim pabrikan tersebut.

Kontrak Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo masih berlaku hingga akhir MotoGP 2026. Namun, masa depan murid Valentino Rossi itu mulai ramai dibahas menjelang bursa transfer pembalap untuk musim 2027.

Pecco, sapaan akrabnya, kerap dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari Ducati Lenovo. Sejumlah laporan menyebut dia berpotensi bergabung dengan Aprilia Racing setelah kontraknya berakhir.

Spekulasi tersebut terus menguat karena situasi Bagnaia di Ducati tidak sepenuhnya stabil. Meski masih menjadi salah satu pembalap utama tim, performanya pada musim sebelumnya memicu banyak pembahasan.


Bagnaia Akui Situasi Bisa Berubah

Francesco Bagnaia mengaku memiliki keinginan besar menyelesaikan karier MotoGP bersama Ducati. Namun dia menyadari perjalanan karier tidak selalu berjalan sesuai rencana.

“Impian dan tujuan saya adalah memulai dan mengakhiri karier di MotoGP bersama Ducati. Sayangnya, musim lalu kami menghadapi beberapa kesulitan, dan wajar jika situasi bisa berubah,” kata Bagnaia, dikutip dari Motosan, Senin (16/3/2026).

Performa Bagnaia pada MotoGP 2025 memang tidak berjalan mulus. Dia harus mengakhiri musim dengan hasil yang jauh dari harapan.

Situasi tersebut kontras dengan rekan setimnya di Ducati Lenovo, Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu justru berhasil meraih gelar juara dunia pada musim perdananya bersama tim berjuluk Si Merah.

Meski begitu, Bagnaia menegaskan kesulitannya bukan disebabkan oleh kehadiran Marquez di dalam tim. Dia merasa kendala utama berasal dari adaptasinya terhadap motor Ducati GP25.

“Marc datang dan mendominasi, tidak ada yang bisa disalahkan dari dirinya. Saya tidak mampu mengendarai motor yang sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika semuanya terasa sempurna. Saya mengalami kesulitan besar. Bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak bisa menampilkan potensi terbaik saya,” ujar Bagnaia.

Pengakuan tersebut membuat masa depan Bagnaia di Ducati Lenovo semakin menjadi perhatian. Bursa transfer MotoGP menuju musim 2027 diperkirakan akan menentukan langkah berikutnya bagi pembalap asal Italia itu.

Topik Menarik